Sulteng Perkuat Akreditasi Perpustakaan Sekolah

AyoTau, Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong peningkatan mutu perpustakaan sekolah melalui penguatan akreditasi perpustakaan pada satuan pendidikan menengah. Upaya ini bertujuan menjadikan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang berperan strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan literasi siswa.

Kegiatan yang berlangsung di Palu, Selasa (5/5/2026), dihadiri oleh Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Hj. Nilam Sari Lawira, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Siti Rachmi Amir Singi.

Dalam sambutannya, Siti Rachmi menegaskan bahwa penguatan akreditasi perpustakaan merupakan bagian dari implementasi Rencana Strategis (Renstra) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026–2030. Program tersebut difokuskan pada penyediaan koleksi bahan pustaka yang berkualitas guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat.

“Akreditasi bukan sekadar agenda administratif, tetapi merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Gerak Cepat Menuju Sulawesi Tengah Lebih Sejahtera dan Lebih Maju. Melalui semangat Berani Cerdas, perpustakaan sekolah harus mampu memenuhi Standar Nasional Perpustakaan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007,” ujarnya.

Ia menjelaskan, akreditasi menjadi instrumen penting untuk mengukur profesionalisme layanan perpustakaan yang mencakup enam komponen utama, yakni koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, penyelenggaraan, serta penguatan kelembagaan.

Berdasarkan data yang dipaparkan, dari total 468 sekolah menengah di Sulawesi Tengah, baru 254 sekolah yang memiliki perpustakaan secara fisik. Sementara itu, hanya 18 sekolah yang telah memperoleh status terakreditasi.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama. Kita harus berani berbenah dan cerdas dalam mengelola sumber daya agar perpustakaan benar-benar menjadi ruang belajar yang produktif bagi peserta didik,” kata Siti Rachmi.

Melalui program penguatan akreditasi ini, Pemprov Sulawesi Tengah menetapkan tiga target utama, yakni meningkatkan kualitas koleksi bahan bacaan yang relevan dan mutakhir, mengembangkan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi, serta meningkatkan kompetensi tenaga perpustakaan sebagai penggerak literasi di sekolah.

Kepala Dinas juga mengajak seluruh kepala sekolah dan pengelola perpustakaan untuk menjadikan akreditasi sebagai budaya mutu yang berkelanjutan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, lanjutnya, siap memberikan bimbingan teknis dan pendampingan kepada sekolah yang akan mengajukan akreditasi.(*)