Muzakir: Tidak Ada Kongkalikong

  • MENCARI CALON KOMISIONER KI YANG BERINTEGRITAS

Ayotau, Palu- Perhatian publik juga tertuju ke seleksi Calon Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulteng Periode 2021-2025. Ini terbukti sejak pengumuman seleksi Calon Komisoner KI Provinsi Sulawesi Tengah dibuka pada 2 Juni 2021, beragam pertanyaan diajukan masyarakat sehubungan dengan pelaksanaan seleksi tersebut.

Mencuat salah satu pertanyaan apakah seleksi yang dilakukan kali ini dapat menjaring Komisioner yang berintegritas dan bisa membawa KI sebagai lembaga yang mandiri, komisioner yang disiplin dalam menjalankan tugas, tidak rangkap jabatan, dan mampu melakukan fungsi pembinaan terhadap PPID provinsi/kabupaten/kota?.

Pertanyaan tersebut ditanggapi Dr Muzakir Tawil M.Si, salah satu anggota Tim seleksi (timsel) yang juga merupakan Akademisi Universitas Tadulako mengemukakan bahwa komitmen para anggota Tim seleksi tidak perlu diragukan dalam menjalankan amanah tersebut.

“Tidak ada kongkalikong ataupun titipan oleh siapapun bahwa ini yang harus diluluskan tanpa melihat hasil disetiap tahapan seleksi,” ucap Muzakir, Minggu, 6 Juni 2021.

Dia mengatakan persyaratan bagi calon Komisioner KI Provinsi sudah jelas diatur UU Nomor 14 Tahun 2008 dan Peraturan Ketua KI Pusat Nomor 4 Tahun 2016. Regulasi tersebut sudah mencantumkan persyaratan secara detail.

“Dengan memenuhi persyaratan administrasi saja bisa dikatakan peserta tersebut sudah memiliki integritas yang tinggi apalagi bisa sampai lulus ditahapan Tes Potensi, Psikotes dan dinamika kelompok, Tes Wawancara dan akhirnya terpilih sebagai Komisioner melalui Uji kepatutan dan kelayakan,” ujar Muzakir.

Olehnya dia mengharapkan siapapun yang terpilih nantinya jangan langsung diinterpretasikan karena titipan atau diluluskan. Harus diyakini itu semua atas kehendak Yang Maha Kuasa yang telah menggariskan jalan seseorang harus mengabdi sebagai Komisoner.

“Kami melakukan seleksi tentunya mengacu Peraturan dan Perundang-undangan yang berlaku. Peserta yang mendaftar tentunya wajib mengikuti persyaratan. Saya sangat yakin jika Calon Peserta bisa lulus persyaratan administratif, tes potensi, psikotes dan dinamika kelompok, dan wawancara dan akhirnya bisa melalui tahap Uji kepatutan dan kelayakan oleh DPRD Provinsi. Insyaallah, kita dapat memperoleh Komisioner Komisi Informasi yang berintegrasi,” tandas Muzakir.

Untuk diketahui, saat ini seleksi sudah memasuki tahapan pemasukan berkas persyaratan yang akan berlangsung selama 10 hari sejak 4 – 18 Juni 2021. (JT/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed