Masyarakat Harus Rasakan Manfaat Perpustakaan

Ayotau, Palu- Kesinambungan perkembangan perpustakaan diharap dapat terjaga dan dilanjutkan di daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Selain itu, masyarakat bisa merasakan manfaat atas keberadaan perpustakaan.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Kadispusaka) Provinsi Sulteng, Muh. Idham Khalid.

“Saya berharap seyogianya kita dapat menjaga dan melanjutkan kesinambungan perkembangan perpustakaan di daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Untuk itu perlu upaya inovatif dan kreatif dari para pemangku kebijakan dalam mendesain program serta kegiatan di daerah.

Hal tersebut meyesuaikan potensi dan kekhususan daerah agar masyarakat betul-betul merasakan manfaat keberadaan perpustakaan terhadap kehidupannya dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian masyarakat itu sendiri,” ucap Idham saat FGD Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), Selasa 18 Oktober 2022.

Dikatakan, transformasi Perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan sebuah inovasi untuk menjadikan perpustakaan sebagi pusat belajar masyarakat yang berkelanjutan dengan memanfaatkan layanan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Peran pemangku kepentingan di tingkat Provinsi, serta komitmen dari pimpinan daerah sangat penting dalam mendorong keberhasilan program prioritas nasional ini hingga ke tingkat kabupaten dan desa.

Dukungan dari pimpinan daerah dan pemangku kepentingan di tingkat Provinsi terutama dapat mempercepat mobilisasi kebijakan, sumber daya manusia maupun anggaran. Ini mengingat pentingnya peran para pemangku kepentingan di tingkat Provinsi dalam membangun ekosistem pendukung program tersebut.

“Perpustakaan Nasional mendorong terbentuknya sebuah Tim multi stakeholder di Tingkat Provinsi yang dapat disebut dengan Tim sinergi Provinsi merupakan tim lintas sektor dari berbagai pemangku kepentingan yang akan menjadi motor penggerak keberlanjutan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan berkontribusi untuk keberhasilan program,” ungkap Idham. (JT)

Komentar