Labkes Sulteng Diupayakan Jadi BLUD

Ayotau, Palu- UPT Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi Sulteng tengah diupayakan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Hal ini diungkapkan Kepala UPT Labkes Provinsi Sulteng, Rudiyanto, di Palu, baru-baru ini.

“Tahun ini kita berusaha, Labkes akan BLUD. Dengan begitu mungkin Labkes akan lebih maju lagi,” ungkapnya.

Rudiyanto menjelaskan dengan menjadi BLUD, Labkes akan mengelola anggaran sendiri secara mandiri. Saat bersamaan, diharap akan semakin meningkat kualitas pelayanan bagi masyarakat di daerah ini.

“Jadi nanti dana yang masuk dan yang kita hasilkan akan kita kelola sendiri,” jelas Rudiyanto.

Diketahui, salah satu pemasukan yang dihasilkan Labkes berasal dari pelayanan pemeriksaan kesehatan. Selain itu, Rudiyanto mengungkapkan akan mengembangkan pelayanan lembaga yang dipimpinnya untuk kalibrasi internal alat kesehatan (alkes).

“Alat-alat kesehatan harus dikalibrasi untuk memastikan hasil pemeriksaan yang akurat,” ungkapnya.

Adapun kalibrasi merupakan proses pengecekan dan pengaturan akurasi dari alat ukur dalam hal ini alkes dengan cara membandingkannya ke standar/tolak ukur yang baku. Selama ini, untuk pelayanan kalibrasi alkes harus mendatangkan petugas dari luar.

“Kita ambil contoh inkubator, kalau tidak dikalibrasi pas digunakan untuk bayi yang lahir prematur, pas masuk suhunya naik bisa fatal. Apalagi kalau tidak dikontrol petugas,” ucap Rudiyanto.

Olehnya kalibrasi alkes dinilai sangat penting dilakukan secara berkala untuk keakuratan hasil atau diagnosis atas suatu pengujian sampel pemeriksaan. Contoh lainnya untuk pengujian tensi apabila alkes tidak dalam posisi baik akan berimplikasi ke hasil pengukuran. Selain itu, akan berdampak pula terhadap penanganan medis, termasuk dalam hal obat-obat yang diberikan tenaga kesehatan.

“Di sinilah pentingnya kalibrasi untuk menstabilkan kembali alkes yang bermasalah,” tutur Kepala Labkes. (JT)

Komentar