Ketua DPW PKS: Kami Siaga untuk Bantu Korban Bencana NTT

AyoTau, Palu – DPW PKS berkomitmen untuk membantu korban gempa yang ada di Nusa Tenggara Timur.

Hal ini ditegaskan Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyuddi saat menyampaikan amanat Ketika memimpin Upacara peringatan detik-detik proklamasi di halaman kantor DPTW PKS Sulawesi Tengah, Senin 17 Agustus 2026.

Dalam amanatnya, Ustadz Wahyu, sapaannya juga menyampaikan keprihatinan atas musibah gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjelang peringatan HUT ke-81 RI.

Ia menyampaikan duka mendalam kepada masyarakat yang terdampak serta menginstruksikan struktur, kader, dan relawan PKS untuk sigap memberikan bantuan kemanusiaan.

“Sejak awal terjadinya bencana, saya telah menginstruksikan kepada struktur, kader, dan relawan, khususnya Satgas Bencana PKS untuk sigap turun membantu para korban bencana,” ujarnya.

Ia menyebut PKS telah turut membantu korban terdampak bencana di NTT melalui kolaborasi dengan berbagai pihak di lapangan.

Untuk PKS Sulawesi Tengah, ia meminta seluruh jajaran tetap bersiap apabila sewaktu-waktu mendapat panggilan untuk membantu penanganan bencana di NTT.

“Untuk Sulawesi Tengah, kita menunggu panggilan dari saudara kita yang ada di NTT. Apabila ada panggilan, maka bersiap-siagalah untuk diberangkatkan,” tegasnya.

Semangat tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari DNA PKS dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Inilah DNA kita, melayani dan terus melayani sepanjang waktu, tak hanya saat mendekati pemilu,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar setiap bencana menjadi momentum evaluasi bersama, termasuk meningkatkan kesungguhan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan alam.

Dalam amanatnya, Ustadz Wahyu juga mendorong pendidikan dan gerakan Hidup Sehat. Katanya, selain keluarga dan ekonomi, pendidikan juga disebut sebagai faktor penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.

PKS mengapresiasi sejumlah program pemerintah di bidang pendidikan, termasuk Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat, renovasi sekolah, serta berbagai program peningkatan akses dan kualitas pendidikan.

Di akhir amanatnya, Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah juga mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk memperkuat Gerakan Hidup Sehat.

Ia mengingatkan bahwa hidup sehat bukan sekadar terbebas dari penyakit, tetapi juga kemampuan masyarakat melakukan pencegahan terhadap berbagai risiko penyakit kronis.

“Mari rutin berolahraga dan melakukan pengecekan kesehatan secara berkala. Ada program CKG (Cek Kesehatan Gratis) dari pemerintah,” ajaknya.

Upacara kemudian ditutup dengan semangat kebangsaan dan ajakan kepada seluruh jajaran PKS Sulawesi Tengah untuk terus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.(*)