Ayotau, Palu- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu membuat sebuah aplikasi bernama Pemantauan Deteksi Masalah Secara Dini (Pandemi) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kota Palu.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi, mengungkapkan, ada beberapa poin yang dipantau secara dini melalui aplikasi tersebut, diantaranya adalah pemantauan peredaran narkoba, kerawanan konflik sosial, dan pemantauan binaan kerukunan umat beragama, kemudian pembinaan ideologi Pancasila, serta pembinaan Demokrasi.
“Aplikasi ini nantinya dapat diakses melalui ponsel android, termasuk laptop dan komputer. Nantinya akan diberikan akun masing-masing kepada petugas yang kita akan tunjuk,” ungkap Ansyar, melalui ponselnya, Rabu, 26 Januari 2022.
Menurut Ansyar, aplikasi Pendemi Polpum ini baru akan dilaunching pada Jumat mendatang, di ruangan kerja Wali Kota Palu pada pukul 08.00 wita.
“Setelah dilaunching aplikasi ini, kami akan terus sempurnakan setiap saat, karena perkembangan teknologi ini sangat luar biasa kecepatannya,” katanya.
Kata Ansyar, aplikasi ini merupakan inovasi baru di Kesbangpol Kota Palu, yang bekerjasama dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu.
“Sasaran aplikasi ini tentunya akan menyasar masyarakat, sebab perkembangan terkini di masyarakat kita bisa ketahui secara dini atau cepat. Nantinya ada pelaporan soal beberapa indikator yang ada di dalam aplikasi tersebut, diantaranya masalah narkoba, kerawanan konflik sosial, pembinaan ideologi pancasila, kerukunan umat beragama, serta persoalan demokrasi,” ujarnya.
Ansyar mengatakan, semua itu akan diketahui sejak dini, sehingga dapat diantisipasi secara cepat sesuai tupoksi masing-masing.
“Kami juga nanti akan bekerjasama dengan Satgas K5 yang ada di kelurahan, karena di dalamnya ada Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk menangani secara dini, agar persoalanya tidak meluas. Intinya bahwa aplikasi ini akan sangat membantu dalam hal mengatasi persoalan-persoalan di tengah masyarakat,” katanya.
Dengan adanya aplikasi ini, kata Ansyar, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kota Palu semakin kondusif, kerukunan umat beragama semakin baik, dan pembinaan ideologi semakin meningkat.
“Jadi ketertiban umum yang ada di masyarakat itu semakin baik, karena adanya aplikasi deteksi masalah secara dini, ” pungkasnya. (MAD)












Komentar