Ayotau, Palu- Sebagai generasi penerus bangsa, siswa-siswi diharapkan menjadi Duta Anti Narkoba, yang akan mengajak dan mengimbau masyarakat luas untuk menjauhi Narkoba.
Demikian dikatakan Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu, Ansyar Sutiadi pada rangkaian kegiatan Dialog Interaktif Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba, Rabu, 2 Oktober 2022.
Kegiatan Dialog Interaktif Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba itu diikuti sejumlah ketua Osis SMA di Kota Palu dan juga diikuti perwakilan siswa dari Lapas.
“Kita berharap melalui kegiatan ini kita bisa melahirkan ketua-ketua Osis yang dapat menjadi duta atau agen pemulihan dalam rangka pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan gelap narkotika,” ujar Kaban Kesbangpol Kota Palu, Ansyar Sutiadi.
Menurutnya, di lingkungan pelajar saat ini sudah sangat banyak yang terpapar hal-hal negatif demikian narkotika.
Olehnya, kata Ansyar karena mereka selaku ketua Osis kita berharap mereka mengambil peran dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Bukan hanya dilingkungan sekolah, tapi dilingkungan keluarga dan pergaulannya,” katanya.
Ia juga mengatakan, ke depan kegiatan-kegiatan seperti ini diharapkan dapat masuk kesemua sekmen. Mengingat narkoba saat ini juga sudah masuk kesemua segmen.
“Kita berharap ke depan melalui BNN bisa berkoordinasi dengan pemerintah provinsi atau Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng untuk membentuk satuan tugas, dan kami tindak lanjuti melalui kegiatan-kegiatan misalnya perkemahan dan kegiatan lainnya yang melibatkan banyak lagi peserta,” harapnya.
Dialog Interaktif Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba itu merupakan kerjasama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu dan BNN.
Adapun narasumber yang hadir, Masudin Radjanaulu membawa materi kebijakan strategi program ketahanan diri remaja teman sebaya, dan pemateri kedua Dasma Lamasiara meteri mengenal tahap perkembangan remaja dan konstruksi budaya serta konsep remaja laki-laki dan perempuan.(**)








Komentar