Kerajinan Lokal Bidik Pasar Pariwisata

AyoTau, Palu – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan industri kerajinan berbasis potensi dan kearifan lokal.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Pengurus Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025 yang dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah serta Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, di Hotel Sutan Raja Palu, Sabtu (20/12/2025).

Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, menyampaikan bahwa rapat ini menjadi pertemuan perdana pascakonsolidasi kepengurusan dan momentum penting untuk menyatukan langkah dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mendukung program prioritas pembangunan daerah 2025–2030.

Ia menyoroti besarnya peluang pemasaran produk kerajinan Sulawesi Tengah melalui sektor pariwisata. Menurutnya, banyak resort dan hotel yang belum memanfaatkan produk lokal sebagai bagian dari identitas daerah.

“Banyak pelaku usaha sebenarnya tertarik menggunakan kain khas daerah seperti batik bomba dan tenun Sulawesi Tengah, namun belum mengetahui jalur koordinasinya. Di sinilah peran Dekranasda untuk menjembatani perajin dengan pasar,” ujarnya.

Dekranasda diharapkan mampu mendorong produk kerajinan lokal hadir tidak hanya dalam pameran, tetapi juga dalam bentuk cenderamata, perlengkapan hotel, hingga produk fesyen yang sesuai dengan karakter wisata daerah.

Dengan pengelolaan yang terarah dan kolaboratif, Dekranasda Sulteng ditargetkan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang berdaya saing dan berkelanjutan. (*)