AyoTau, Palu – Program PasarKitaSemua (PaKis) yang digagas oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan partisipasi sebanyak 45 ribu pelaku UMKM dengan potensi transaksi mencapai Rp45 miliar secara nasional.
Kabid Ekonomi Kreatif (Boemkraf) DPW PKS Sulawesi Tengah, Ardiana, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil rapat daring, awalnya ditargetkan hanya melibatkan 60 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Namun, antusiasme daerah cukup tinggi, terbukti dengan jumlah pendaftar yang telah mencapai 90 kabupaten/kota.
Menurutnya, dengan asumsi satu DPD membawahi 10 DPC dan setiap DPC membina sekitar 50 UMKM, maka total terdapat sekitar 500 UMKM di setiap DPD. Jika dikalikan dengan 90 DPD yang telah terdaftar, maka jumlah peserta diproyeksikan mencapai 45.000 UMKM.
“Jika masing-masing UMKM mencatatkan transaksi sebesar Rp1 juta saja, maka total transaksi yang bisa dicapai dalam program PaKis ini mencapai sekitar Rp45 miliar,” ujarnya.
Ayu, sapaan akrab Ardiana, menambahkan bahwa pihaknya akan terus memaksimalkan penjaringan UMKM, khususnya di tingkat provinsi, agar dapat bergabung dalam program tersebut.
Ia menjelaskan, program PasarKitaSemua tidak hanya berfokus pada aktivitas jual beli, tetapi juga menyediakan sejumlah fitur layanan bagi pelaku usaha. Di antaranya adalah peluang kemitraan usaha seperti reseller dan sistem waralaba (franchising), serta edukasi dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas usaha.
“Program ini juga akan menghadirkan pelatihan seperti sertifikasi halal, konsultasi manajemen keuangan dan produksi, hingga penguatan branding dan kemasan produk,” jelasnya.
Selain itu, pelaku UMKM yang bergabung juga berpotensi mendapatkan apresiasi bagi yang memiliki performa terbaik, termasuk peluang untuk terhubung dengan para pemangku kebijakan. (*)







