Kepala Dinas CIKASDA Dampingi Gubernur Bahas Program 9 Berani di Morowali

AyoTau, Bungku — Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (CIKASDA) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr Andi Ruly Djanggola, mendampingi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Program Prioritas 9 Berani di Kabupaten Morowali, Kamis (16/7/2026).

Rakor tersebut berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, dan dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny Lamadjido.

Kegiatan dihadiri jajaran kepala perangkat daerah, pimpinan UPT dan dinas teknis, kepala sekolah serta guru di Kabupaten Morowali, Pengamat Pengairan CIKASDA wilayah Morowali dan Morowali Utara, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Rakor menjadi forum koordinasi pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Program 9 Berani, dapat berjalan sesuai target.

Melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan, Pemprov Sulawesi Tengah optimistis target yang telah ditetapkan dalam Program 9 Berani dapat direalisasikan secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa program ketahanan pangan bukan sekadar agenda rutin pemerintah, tetapi merupakan komitmen strategis untuk memperkuat kemandirian daerah.

Menurutnya, penguatan ketahanan pangan juga menjadi bagian penting dalam menempatkan Sulawesi Tengah sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Keterlibatan Dinas CIKASDA dalam rakor tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan sektor infrastruktur sumber daya air dan irigasi yang memiliki peran penting dalam menunjang produktivitas pertanian serta ketahanan pangan daerah.

Koordinasi antara perangkat daerah teknis diharapkan mampu memastikan dukungan infrastruktur pengairan berjalan seiring dengan pelaksanaan program prioritas pemerintah provinsi.

Dengan sinergi tersebut, pelaksanaan Program 9 Berani diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian target pembangunan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah. (*)