AyoTau, Palu — Bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menggerakkan solidaritas nasional, termasuk dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Di Sulawesi Tengah, seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah mengambil langkah tegas dengan memotong 100 persen gaji bulan Desember untuk disalurkan kepada korban banjir di tiga provinsi tersebut.
Keputusan ini ditegaskan oleh Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyuddin, yang menyebut bahwa langkah tersebut merupakan komitmen nyata PKS dalam membantu masyarakat terdampak bencana, sekaligus melanjutkan tradisi kemanusiaan yang telah menjadi kultur partai sejak 2004.
“Seluruh anggota Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah sepakat memotong 100 persen gaji bulan Desember untuk membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ini bentuk kepedulian dan komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat saat bencana,” ujar Muhammad Wahyuddin, didampingi Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng, Hj Wiwik Jumatul Rofi’ah dan Anggota Fraksi PKS, Asrullah, saat memberikan keterangan pers, Senin 8 Desember 2025.
Pemotongan gaji ini merupakan Instruksi Presidek PKS, dimana besaran potongan diserahkan kepada daerah masing0masing. Ia menegaskan bahwa tradisi pemotongan gaji bukan hal baru bagi PKS. Sejak bencana Tsunami Aceh 2004, PKS secara konsisten menerapkan pemotongan gaji pejabat publik dan anggota legislatifnya sebagai bentuk solidaritas.
“Tradisi ini sudah berjalan sejak Tsunami Aceh 2004 dan terus kami lanjutkan hingga hari ini. Bukan soal besar atau kecilnya nominal, tapi komitmen moral untuk membantu tanpa melihat latar belakang agama dan politik,” tambahnya.
Wahyuddin juga menyoroti bahwa kerja-kerja kemanusiaan PKS tidak pernah membatasi wilayah atau identitas tertentu. Ia mencontohkan Papua sebagai wilayah mayoritas nonmuslim yang turut merasakan manfaat dari komitmen sosial PKS.
“Bantuan kemanusiaan tidak mengenal sekat identitas. Di Papua, kerja kemanusiaan PKS bahkan mendapat apresiasi hingga beberapa kader dipercaya memimpin DPRD setempat,” jelasnya.
Di tengah situasi banjir yang menyebabkan ribuan warga mengungsi dan kerusakan fasilitas publik di Aceh, Sumut, dan Sumbar, PKS memastikan bantuan dari pemotongan gaji ini segera disalurkan melalui struktur dan relawan PKS di lapangan.(*)







