AyoTau, Palu – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah melalui Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (P3KM) melaksanakan pembinaan praakreditasi perpustakaan di SMAN Madani Palu, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang P3KM, Munashir, bersama tim pustakawan Dispusaka Sulawesi Tengah. Kehadiran tim disambut Kepala SMAN Madani Palu, Armyn, beserta pengelola perpustakaan sekolah. Turut hadir Kepala SMKN 4 Palu, Yoas M. Arung Lallo.
Dalam kegiatan tersebut, tim Dispusaka memberikan pembinaan teknis dan pendampingan terkait persiapan akreditasi perpustakaan sekolah. Materi yang disampaikan meliputi digitalisasi layanan perpustakaan, tata cara pengajuan akreditasi melalui Sistem Informasi Penilaian Perpustakaan Berbasis Online (SIPAPI), serta pemahaman terhadap komponen dan indikator penilaian akreditasi.
Munashir menjelaskan bahwa akreditasi perpustakaan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan perpustakaan yang berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan dan penguatan budaya literasi di sekolah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), sekaligus menambah jumlah perpustakaan sekolah yang terakreditasi di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa jumlah perpustakaan SMA dan SMK yang telah terakreditasi di Sulawesi Tengah masih tergolong rendah. Dari seluruh sekolah negeri dan swasta yang ada, baru sekitar 18 perpustakaan sekolah yang telah memperoleh akreditasi.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya kebutuhan pembinaan dan pendampingan bagi sekolah dalam memenuhi standar nasional perpustakaan. Karena itu, Dispusaka terus mendorong peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan melalui berbagai program pembinaan.
Munashir juga berharap Perpustakaan SMAN Madani Palu dapat menjadi percontohan pengelolaan perpustakaan sekolah di Sulawesi Tengah, terutama dalam penerapan layanan berbasis digital dan pemenuhan standar nasional perpustakaan.
Sementara itu, pihak SMAN Madani Palu menyambut positif kegiatan pembinaan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar bagi peserta didik.
Melalui pembinaan praakreditasi ini, perpustakaan sekolah diharapkan semakin siap memenuhi standar nasional, menghadirkan layanan yang inovatif dan berbasis digital, serta mendukung tumbuhnya budaya literasi di lingkungan pendidikan. (*)












