Dhea ‘Hipnotis’ Penonton di Lomba Bertutur Tingkat Nasional

Ayotau, Palu- Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah di Lomba Berrtutur Tingkat Nasional, bernama  Dhea Fahikah Jumadi, siswi dari SDIT Al Fahmi Palu, berhasil menghipnotis para penontonnya ketika menunjukan kemampuanya mendongeng cerita rakyat yang berjudul “Bomba Talu” atau Ombak Besar yang pernah menerjang pesisir teluk Palu,

Lomba bertutur merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) secara virtual, belum lama ini.

Dengan wajah yang begitu serius sambil mengerakan tangannya, dalam menceritakan dogeng itu, Dhea berhasil menghipnotis para penonton khususnya di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulteng, sehingga dianggap Dhea begitu tampil maksimal dan diharapkan bisa raih juara terbaik.

Kepala Dispusarda Sulteng, Andi Hajidin mengaku, sangat mengapresiasi Dhea yang mewakili provinsi Sulteng, sebab tampilannya begitu memukau, tentunya pihaknya berharap Dhea bisa meraih prestasi minimal masuk di lima besar.

“Saya berharap juga lomba bertutur ini bukan hanya diselenggarakan setahun sekali, tetapi kalau perlu lebih diseringkan, karena dapat meningkatkan minat baca peserta didik dari jenjang SD,” ungkanya.

Andi mengatakan, bertutur ini sangat penting dilakukan sejak dini, dan pasti kebiasaan itu mulai dari membaca. Jika sudah dewasa pasti tidak dapat lagi di dorong, olehnya dari anak-anak inilah dapat meningkatkan gemar membaca.

“Kita tetap berharap Dhea ini minimal bisa masuk 5 besar atau lebih dari itu menjadi juara pertama, saya juga sudah sampaikan semua peserta yang menang itu harus mendapat bonus, karena itu dapat memotivasi siswa,” ujarnya.

 

Kepala Dispusarda Sulteng, Andi Hajidin, saat foto bersama dengan Dhea perwakilan Sulteng, serta para pejabat Dispusarda Sulteng, belum lama ini./ FOTO: IST

Sementara itu, Guru SDIT Al Fahmi Palu, Muhamad Indrid sangat berharap, bukan hanya dari pribadi tetapi dari masyarakat Sulteng, agar ananda Dhea perwakilan Sulteng bisa meraih juara pertama dalam lomba bertutur tingkat nasional ini.

“Kita optimis Dhea bisa meraih prestasi terbaik itu, karena kita latihan sangat serius dan begitu maksimal, sehingga kita berharap dukungan dan doa dari Sulteng, sehingga Dhea bisa meraih juara satu,” ungkapnya.

Indrid yang juga Ketua Kampung Dogeng Kota Palu mengatakan, dalam persiapan menuju tingkat nasional Dhea itu berlatih kurang lebih dua bulan, dan selama itu latihan dilakukan secara rutin, meskipun ada beberapakali tidak sempat dilakukan latihan, karena sakit. Namun latihan itu tetapi berjalan maksimal.

“Semoga siswa lainya dapat termotivasi dengan keberanian Dhea, sebab kepercayaan diri dan mentalnya sudah terlatih dengan baik,” katanya. (AH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed