Dinas Koperasi Sulteng Latih 40 Wirausaha Baru di Morowali

AyoTau, Morowali — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Koperasi dan UKM kembali mendorong pertumbuhan kewirausahaan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Penumbuhan Wirausaha Baru (WUB) Tahun 2026 di Kabupaten Morowali.

Kegiatan yang dibuka pada 26 Agustus 2026 oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah, H. Sumarno, itu diikuti 40 peserta yang terdiri dari pelaku usaha dan calon wirausaha.

Pelatihan berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Agustus 2026. Para peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas dalam mengembangkan usaha secara produktif dan berkelanjutan.

Dalam pembukaan kegiatan, H. Sumarno menekankan pentingnya membangun semangat kewirausahaan, inovasi, serta keberanian masyarakat dalam menciptakan peluang usaha baru.

Menurutnya, wirausaha baru diharapkan tidak hanya mampu menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri, tetapi juga berkembang menjadi penggerak perekonomian di daerah.

“Wirausaha baru diharapkan tidak hanya mampu menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri, tetapi juga dapat berkembang menjadi penggerak perekonomian di daerah,” demikian pesan yang disampaikan dalam pembukaan pelatihan.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek pengelolaan usaha, mulai dari perencanaan bisnis, pengembangan produk, pemasaran hingga peningkatan daya saing.

Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu peserta meningkatkan kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan usaha masing-masing sesuai dengan potensi dan peluang pasar.

Pelaksanaan Pelatihan WUB di Morowali menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru di daerah.

Dengan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh sehingga dapat membangun usaha yang lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing.(*)