AyoTau, Palu – Bank Indonesia bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) secara resmi membuka pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2025 di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Kegiatan pembukaan ini dihadiri Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid dg. Mappato, Direktur Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Faris Budiawan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Muhamad Irfan Sukarna, Komandan kanal Palu Kolonel Laut (P) Martinus Sir, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinanperbankan, serta para undangan lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan kuatnya dukungan lintas institusi dalam menjaga kedaulatan Rupiah dan memperluas jangkauan layanan kas di wilayah Terdepan, Terpencil, dan Terluar (3T).
Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011, Bank Indonesia memiliki tanggung jawab untuk menjamin ketersediaan Rupiah yang berkualitas, terpercaya, serta dalam jumlah yang memadai di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Tantangan geografis Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau dengan keterbatasan infrastruktur, ditambah posisi strategis berbatasan dengan 11 negara tetangga, menuntut inovasi dalam mendistribusikan rupiah ke masyarakat, terutama di wilayah 3T.
Untuk itu, sejak tahun 2012 Bank Indonesia bersinergi dengan TNI AL melalui program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB). Kolaborasi ini memanfaatkan armada laut TNI AL yang mampu menjangkau pulau-pulau terpencil, sekaligus memperkuat fungsi Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
Dalam implementasinya, kerja sama BI–TNI AL tidak hanya terbatas pada pendistribusian Rupiah, tetapi juga mencakup kegiatan sosial seperti edukasi dan sosialisasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, program literasi keuangan, hingga open ship bagi pelajar dan sharing leadership bersama perwira KRI.
Sejak dimulai, sinergi strategis ini telah melaksanakan 127 kali kas keliling 3T dan berhasil menjangkau 655 pulau di seluruhIndonesia. Pada tahun 2024, distribusi uang melalui ERB mencapai Rp169,4 miliar, sementara hingga pelaksanaan ERB ke-14 tahun 2025 jumlah yang telah disalurkan mencapai Rp120 miliar dengan menjangkau 71 pulau.
ERB Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025 merupakan pelaksanaan ke-15 dan berlangsung pada 18–24 September 2025. Menggunakan KRI Lumba-Lumba-881, tim ERB akan berlayar mengunjungi lima pulau, yaitu Bokan Kepulauan, Banggai, Salakan, Walea Kepulauan, dan Wakai. Pada ekspedisi kali ini, Bank Indonesia membawa modal kerja sebesar Rp10,56 miliar atau meningkat 8% dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
Tim on board terdiri dari 15 Pejuang Rupiah yang berasal dari 11 kantor perwakilan Bank Indonesia di berbagai daerah, mulai dari Sulawesi, Sumatera, Bali hingga Jawa, sebagai wujud semangat kolaborasi nasional dalam menjaga ketersediaan rupiah di wilayah 3T.
Program ERB tidak hanya dipandang penting di tingkat nasional, namun juga telah memperoleh pengakuan internasional. Pada tahun 2024, Bank Indonesia dianugerahi penghargaan central Banking Awards ke-11 dalam kategori Currency Initiative atas keberhasilan menjangkau lebih dari 100 pulau terpencil pada tahun 2023.
Penghargaan tersebut menegaskan komitmen BI dalam memperkuat peran Rupiah sebagai alat pembayaran sah sekaligus simbol kedaulatan negara yang harus hadir di seluruh pelosok tanah air.
Melalui pelaksanaan ERB ini, Bank Indonesia berharap masyarakat di wilayah 3T tidak hanya mendapatkan akses yang lebih luas terhadap uang Rupiah berkualitas, tetapi juga semakin memahami pentingnya merawat, menggunakan, dan menghormati Rupiah. Program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat tentang Rupiah, sekaligus memperkuat rasa cinta dan bangga terhadap simbol kedaulatan negara .
Bank Indonesia menyampaikan apresiasi dan terima kasihkepada TNI Angkatan Laut, Pemerintah Daerah, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ERB ini. Kolaborasi lintas institusi ini menjadi bukti nyata bahwa menjaga kedaulatan Rupiah bukan hanya tugas Bank Indonesia semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Dengan sinergi yang terus diperkuat, Bank Indonesia optimisERB dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagimasyarakat, khususnya di wilayah 3T, serta mendorong ketahanan ekonomi nasional dari Sabang hingga Merauke. (Win)







