Ayotau, Palu – Wali Kota Palu yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu, Anyar Sutiadi menghadiri perayaan maulid nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan di masjid Alkautsar Palu, Selasa 16 November 2021.
Dalam sambutannya, Ansyar Sutiadi menekankan agar tetap menjaga persatuan dalam bingkai kemajemukan lintas agama yang ada di dalam masyarakat kota Palu.
Perayaan Maulid ini dihadiri Lansia (lanjut usia), pengurus Yayasan Alkautsar Palu serta dari Forum Kerukunan Umat Beragama FKUB Kota Palu.
Ansyar Sutiadi mengajak seluruh masyarakat Kota Palu, untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah – tengah masyarakat Kota Palu, agar tidak terjadi perpecahan dan integrasi nasional tetap terjaga.
“Salah satu cara yang kita lakukan, dalam rangka mewaspadai dan menekan konflik adalah dengan membangun kesadaran untuk selalu memiliki sifat waspada serta menjaga pengertian antar pemeluk agama di masyarakat dan tetap menjaga persatuan sebagai satu bangsa dan satu tanah air,” ungkap Ansyar.
Masyarakat Kota Palu yang majemuk terdiri dari berbagai agama, suku, ras dan adat istiadat yang berbeda, harus bisa tetap hadup harmoni. Keragaman ini, selain merupakan kebudayaan dan keragaman bangsa yang sangat berharga, juga menjadi kebanggaan semua pihak yang diharapkan bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya dalam pembangunan.
Sebaliknya, kemajemukan ini juga dapat menjadikan konflik sosial, suku, ras bahkan agama yang sangat mengancam perpecahan dan integrasi nasional jika salah dalam mengaturnya.
“Pemerintah Kota Palu dengan program Palu mantap bergerak memiliki visi membangun Kota Palu yang mandiri, aman dan nyaman, tangguh serta professional dalam konteks pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal dan keagamaan,” sebutnya.
Dari visi tersebut ada empat misi dan ada 5 program kerja yang terbagi dari sektor ekonomi, sosial dan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, birokrasi, keuangan serta sektor lingkungan. Salah satu program kerja yang ingin dilakukan oleh Wali Kota Palu yakni dengan memberikan tunjangan kepada orang tua yang sudah lansia, yang akan disingkronkan dengan keluarga harapan dan saat ini sedang menata desain konsep tersebut.
“Mudah-mudahan upaya dan kerja keras dari Wali Kota Palu dalam membangun kota Palu yang kita cintai ini, bisa terlaksana dengan baik,” jelasnya.
Sementara Ketua FKUB Kota Palu, Ismail Pangeran dalam pesan hikmah maulid menyampaikan bahwa peringatan maulid Nabi Muhammad SAW itu tidak lain yakni menauladani sifat dan prilaku nabi karena nabi adalah uswatun hasanah atau sebagai contoh yang baik.
“Kenapa nabi menjadi contoh, karena memang nabi Muhammad SAW membawa rahmat kepada kita,” tuturnya.(*)














Komentar