Ayotau, Palu- Tiga pecatur Sulteng junior usia 18 tahun (U18) yakni, Zacky Dhiaulhaq dari kategori Putera dan dari Puterinya Nisa Zilla Altofun serta Zata Dirayati Adani, ketiganya berhasil membawa sejumlah medali pada ajang Kejuaraan Catur Internasional atau Asian Youth Chess Championship, di Bali, baru-baru ini.
Ajang tersebut diikuti sejumlah negara asia. Tentunya prestasi yang diraih itu membuat Sulteng bangga, sebab tiga pecatur juniornya dapat bersaing hingga di ajang Internasional.
Adapun hasil dari kejuaraan catur internasional itu, tiga Pecatur Sulteng yakni
Zacky berhasil mendapatkan dua medali perunggu pada kategori perorangan catur blitz dan beregu catur blitz.
Sementara dari puterinya yakni Zata, juga mendapatkan dua medali perunggu kategori beregu catur rapid dan beregu catur blitz.
Kemudian Zilla, juga demikian mendapatkan dua medali perunggu pada kategori beregu catur rapid dan beregu catur klasic.
Wakil Ketua Umum 1 Percasi Sulteng, Roy Rizal Abdullah mengaku, sangat bangga kepada tiga pecaturnya, yang bisa membawa medali meskipun perunggu, ini sudah cukup baik.
“Dalam pertandingan tersebut, yang kami andalkan itu Zacky, sebab kami berharap anak ini bisa meraih juara 1, agar mendapat predikat gelar Master Internasional (MI),” kata Roy, melalui ponselnya, belum lama ini.
Namun, kata Roy, meskipun tidak mendapatkan juara 1, prestasi yang diraih mereka sudah cukup lumayan bagus, artinya perjuangan tidak sia-sia, karena buktinya Sulteng bisa mendapatkan medali.
“Semoga kejuaraan-kejuaraan catur baik nasional maupun internasional, dapat terus diikuti oleh sejumlah atlet dari Sulteng, sehingga dapat mengharumkan nama provinsi yang kita cintai bersama,” ungkapnya.
Ketiga pecatur junior itu sangat didukung oleh Pengurus Provinsi Percasi Sulteng. (**)









Komentar