Ayotau, Palu- Provinsi Sulawesi Tengah ikut menjadi Kawasan Pangan Nasional (KPN) jagung penyangga Ibu Kota Negara (IKN). Pemerintah daerah setempat dan pihak terkait mulai/akan melakukan berbagai upaya untuk menyukseskan KPN.
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulteng turut ambil bagian dengan fokus peningkatan produksi benih jagung. BPTP akan melakukan bimbingan teknis pemupukan berimbang dan pengelolaan lahan kering mendukung peningkatan produksi benih jagung di Sulawesi Tengah.
Terkait rencana bimbingan teknis, Kepala BPTP Abdul Wahab bersama jajaran melalukan koordinasi ke Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Donggala, serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi, baru-baru ini. Tujuan koorinasi untuk penentuan peserta Bimtek dan penetapan lokasi yang sesuai dengan sasaran.
“Sebagai UPT Badan Litbang Pertanian yang ada di daerah, kami terus berupaya untuk mendiseminasikan inovasi teknologi pertanian agar dapat berkembang secara masif kepada pengguna, baik pelaku usaha maupun pelaku utama,” ucap Wahab.
Saat pertemuan koordinasi dengan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Nelson Metubun, menyebut Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi sangat tepat untuk pelaksanaaan kegiatan Bimtek pemupukan berimbang dan pengelolaan lahan kering.
“Ini mengingat Kabupaten Donggala merupakan salah satu wilayah pengembangan Kawasan Pangan Nasional khususnya jagung. Sehingga diperlukan perbenihan untuk mendukung pengembangan jagung. Sedangkan Kabupaten Sigi merupakan salah satu wilayah penopang Ibu Kota Negara (IKN) dalam hal penyediaan pangan maupun produk pertanian lainnya,” ujar Nelson.
Kepala Bidang Penyuluhan Dinas TPHP Sigi, Idris, menyampaikan dalam penetapan peserta harus disesuaikan dengan kawasan pengembangan jagung, terutama petani yang akan menjadi peserta Bimtek. Beberapa kecamatan yang direkomendasikan antara lain Sigi Biromaru, Dolo, Dolo Barat, Palolo dan Nokilalaki.
Sementara Kepala Seksi Serealia Dinas TPHP Donggala, Oktavius Palebangan, mengungkapkan Kecamatan Labuan merupakan salah satu sentra pengembangan perbenihan pertanian di daerahnya. (JT)








Komentar