Pemprov Akan Kembali Salurkan Bantuan Pertanian

Ayotau, Palu- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) akan kembali menyalurkan bantuan pertanian di daerah ini. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian DTPH Provinsi Sulteng, Ir Rizal Budjang MM, menerangkan bantuan tersebut alat pertanian alat combine dan pupuk cair hayati.

“Tahun ini ada alokasi alat combine untuk Kecamatan Palolo sesuai hasil rapat bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sigi. Selanjutnya melalui anggaran perubahan ada alokasi pupuk cair hayati dalam mendukung go green pertanian yang ramah lingkungan Desa Sunju. Desa Sunju merupakan sentra hortikultura khusus tanaman cabai di Marawola,” ucapnya saat penyerahan alat mesin pertanian (alsintan), Selasa 30 Agustus 2022.

Alsintan yang diserahkan berupa hand traktor dengan sasaran enam kelompok tani di Kecamata Marawola masing-masing: 1) Kelompok Tani Sejiwa Desa Padende; 2) Kelompok Tani Maleni Desa Sunju; 3) Kelompok Singgani Desa Sibedi; 4) Kelompok Tani Kalibumbu Desa Tinggede; 5) Kelompok Tani Sejahtera Desa Binangga dan 6) Kelompok Tani Nosabatutu Desa Tinggede Selatan.

Rizal menjelaskan bantuan tersebut rangkaian penyerahan hand traktor yang dimulai secara simbolis oleh Wakil Gubernur Sulteng didampingi Kepala DTPH kepada Bupati Banggai pada 9 Agustus 2022. Selanjutnya diserahkan kepada UPJA Dirga Yusa – Desa Sindang Baru Kec. Toili Banggai dan kelompok lainnya dengan jumlah keseluruhan yaitu ada 121 unit.

“Kita perlu merawat dan menjaga alat mesin bantuan yang ada, sehingga dapat dimanfaatkan oleh semua anggota kelompok,” tandas Rizal.

Senada, mewakili Ketua DPRD Sulteng, Endang Herdianti Anggota Fraksi Nasdem dari Komisi II berpesan hand traktor yang dibagikan harus dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok tani.

“Ini punya kelompok bukan milik orang perorang. Bila ada peningkatan hasil panen dan pendapatan petani setelah menerima bantuan hand traktor dapat dipertimbangkan kembali untuk memperoleh bantuan lainnya guna mendukung peningkatan taraf hidup masyarakat tani di Marawola,” ujarnya.

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Sunju, Artuti, mengingatkan penyuluh pendamping WIBI dan ketua kelompok penerima agar alsintan digungsikan sebaik mungkin sehingga produksi pertanian meningkat. (JT/*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *