Ayotau, Palu – Wasekjen Bidang Ekonomi Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, berharap kader-kader Ansor di Sulteng dengan segala potensi yang dimiliki mampu bangkit dari keterpurukan akibat pandemi.
“Kita juga berharap UMKM Ansor bisa naik kelas, lebih berdaya, adaptif, dan mampu menyerap tenaga kerja di lingkungannya. Selain itu, semangat membangkitkan ekonomi Ansor ini tidak terlepas dari cita-cita para pendiri NU, yaitu semangat membangkitkan Nahdlatut Tujar,” ucap Addin saat menghadiri pelatihan dan pendampingan UMKM Ansor di Kota Palu, Selasa, 5 Oktober 2021.
“Pelatihan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan kader Ansor dan mengembangkan potensi UMKM yang sudah berjalan di Ansor,” tambah Addin.
Usaha-usaha yang dilakukan kader Ansor Sulteng seperti tambak udang, hasil perkebunan dan kerajinan tangan mampu menembus pasar domestik yang lebih luas maupun pasar nasional.
Addin mengatakan saat ini Bidang ekonomi Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor sedang mengembangkan berbagai inovasi dan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Inovasi dan kolaborasi yaitu mengembangkan berbagai usaha ekosistem ritel diantaranya pengembangan usaha 1.000 lokasi pertashop, pengembangan usaha agen BNI 46, dan pembiayaan UMKM melalui KUR.
Berikutnya pengembangan agen pos, pengembangan jejaring Ansor Ritel, dan pelatihan pendampingan UMKM Ansor Bersama BNI. Ini semua dilakukan dalam rangka pemulihan ekonomi kader di tengah pandemi Covid-19 ini.
“Pimpinan Pusat GP Ansor berinisiatif untuk melakukan program-program yang bisa dirasakan langsung oleh seluruh kader, berkolaborasi dengan beberapa BUMN, salah-satunya adalah program pelatihan pendampingan UMKM Ansor,” ucap Wasekjen.
Addin mengatakan, dalam situasi pandemi seperti ini, pemuda harus lebih kreatif dan innovatif dalam menjalankan pemulihan ekonomi, khususnya di sektor usaha kecil menengah.
“Kolaborasi program antara Ansor dan BNI ini tentu sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas usaha baik dari sisi pemberdayaan manusia, akses pembiayaan, akses pasar, teknologi, maupun jaringan UMKM,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulteng, Alamsyah Palenga, menerangkan pelatihan UMKM bagi kader Ansor sangat membantu ekonomi para kader di daerah.
“Kita berharap bahwa pelatihan ini bisa di tindaklanjuti dalam bentuk pengembangan usaha UMKM yang lebih fokus,” terang Alamsyah. (JT)










Komentar