oleh

Kader Ansor Diminta Manfaatkan Kerjasama BNI Kembangkan Ekonomi

  • Alamsyah Harap UMKM Lokal Naik Level

Ayotau, Palu – Wakil Sekjen Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bidang Ekonomi, Addin Jauharudin, meminta kader Ansor untuk memanfatkan potensi kerjasama antara Bank Negara Indonesia (BNI) dan PP Ansor untuk pengembangan ekonomi kader.

Addin juga menyampaikan ke depan, bahwa Ansor menjadi kampung BNI, dalam membantu mengembangkan Usaha Mikro kecil menengah (UMKM) di daerahnya masing-masing. Ia menambahkan setiap desa, memiliki satu agen 46 BNI.

“Isi kampung BNI itu, yang mau usaha misalnya, bisa jadi agen 46 BNI, atau setiap desa satu agen” kata Addin Jauharudin, diacara Rakorwil GP Ansor Sulteng, di salahsatu Hotel di Kota Palu, Selasa 5 Oktober 2021.

Komisaris PT POS Indonesia ini juga mengatakan, infrastruktur kampung BNI itu, dari sisi pembiayaan BNI juga dapat memberikan akses kemudahan Kredit Usaha rakyat (KUR) dan kredit komersil. Ia menjelaskan program itu, bisa menjadi ruang konsultasi bagi UMKM terus berkembang.

“Nanti dipertemukan oleh BNI. Kemudian bahan baku kita kumpulkan, untuk ekspor BNI punya jaringan untuk itu” katanya.

Ia juga meminta pengurus Ansor setempat khusus dibindang ekonomi, mendata para kader yang telah memiliki maupun baru merintis usaha. Dan menjadi ruang konsultasi bagi kader, jika menemui kendala.

“BNI juga bisa mengedukasi UMKM dari hulu ke hilir. Memang banyak hal yang bisa dikelola jadi kita bisa manfaatkan” imbuhnya.

Kerjasama antara BNI dan Ansor lanjut dia, solusi dalam rangka memberikan keutungan kader dan juga pengembangan BNI terus berkinerja semakin baik. Ia mengklaim, kerjasama ini tersebar di 34 provinsi di tanah air.

“Organisasi menjadi kuat dan BNI menjadi perusahan dengan kinerja mejadi lebih baik” tandasnya.

Ketua GP Ansor Sulteng, Alamsyah Palenga. FOTO:IST

Sementara itu, Ketua GP Ansor Sulteng, Alamsyah Palenga, berharap kerjasama antar BNI dan GP Ansor dapat dimanfaatkan dengan baik. Tujuannya agar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal milik kader mampu bersaing dan naik kelas.

“Saya berharap kita semua memanfaatkan forum ini sebaik-baiknya, agar level UMKM kita naik kelas, ” kata Alamsyah Palenga, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Wilayah bersama Pimpinan Cabang BNI Kota Palu, di salah satu hotel di Kota Palu. Selasa, 5 oktober 2021.

Ia menjelaskan, bahwa urusan kemandirian ekonomi kader bukan kali ini saja. Di masa sebelumnya telah digagas ekonomi inklusif. Namun pihaknya perlu terobosan besar, sehingga kemandirian kader dan organisasi naik level lebih tinggi.

“Sebenarnya urusan UMKM ini sudah sejak lama di Ansor,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang BNI Kota Palu, Sutarno mengatakan, pada dasarnya pihaknya berkomitmen dari tingkat pusat hingga ke daerah adanya kerjasama BNI dan Ansor. Kerjasama ini berupa akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembukaan agen 46 BNI.

“Target itu untuk dilampaui,” imbunya.

Ia berharap, kader-kader Ansor yang memiliki usaha dan beritikad baik bisa bekolaborasi agar dapat menikmati hasilnya. Dan kata dia, Bank juga akan memperoleh manfaatnya. Secara umum BNI siap bermitra terkait dengan KUR dan juga agen 46.

“Kalau di Palu sebagian besar kita diperdagangan industri, kemudian perikanan juga ada di Donggala,” tandasnya. (JT/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.