AyoTau, Palu – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Muh. Idham Khalid, menerima bantuan 37 buku cerita anak dwibahasa dari Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (9/12/2025). Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh perwakilan Balai Bahasa, Ferri, dan berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah.
Bantuan buku ini merupakan tindak lanjut atas surat permohonan yang diajukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah (Dispusaka Sulteng) dalam rangka meningkatkan minat baca anak serta membangun budaya literasi yang kuat di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
Upaya tersebut juga sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, BERANI CERDAS, yang menekankan pentingnya kecerdasan, literasi, dan penguatan sumber daya manusia sejak usia dini.
Dalam permohonan tersebut, Dispusaka Sulteng meminta dukungan Balai Bahasa untuk penyediaan bahan bacaan anak berupa buku cerita dwibahasa tahun 2025. Buku-buku ini selanjutnya akan didistribusikan ke 12 kabupaten dan 1 kota, serta Perpustakaan Masjid Raya Baitul Khairaat. Distribusi tersebut menjadi langkah konkret dalam menyukseskan kegiatan membaca anak melalui mekanisme penjenjangan membaca, sebagaimana diatur dalam Permendikdasmen Nomor 030 Tahun 2022 tentang Pedoman Penjenjangan Buku.
Keunikan buku-buku yang diterima terletak pada penggunaan dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan bahasa daerah Sulawesi Tengah seperti Kaili, Bada, serta beberapa bahasa etnik lainnya. Hal ini tidak hanya mendukung peningkatan literasi anak, tetapi juga menjadi sarana pelestarian bahasa dan budaya lokal serta pengenalan identitas kedaerahan sejak dini.
Sebanyak 37 judul buku tersebut telah melalui proses verifikasi penjenjangan dan masuk dalam kategori Semenjana (C). Penjenjangan ini memastikan bahwa konten bacaan sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan literasi anak, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal di sekolah maupun perpustakaan.
Usai menerima bantuan, Plt. Kadispusaka Sulteng, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah. Menurutnya, bantuan buku cerita dwibahasa ini sangat bermanfaat dalam memperkaya koleksi bacaan anak di daerah.
“Buku-buku dwibahasa ini bukan hanya menambah khazanah bacaan anak, tetapi juga memperkuat keterkaitan antara literasi dan budaya lokal. Kami akan mendistribusikannya ke seluruh kabupaten dan kota agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” ujarnya.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama strategis dengan Balai Bahasa serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna meningkatkan kualitas literasi masyarakat. Bantuan ini diharapkan mampu mendorong semakin banyak anak di Sulawesi Tengah untuk gemar membaca sekaligus bangga terhadap bahasa dan budaya daerahnya.(*)













