AyoTau, Palu — Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BiPEKA) DPW PKS Sulawesi Tengah mendorong penguatan peran ayah dalam keluarga melalui peluncuran Forum Ayah Sulawesi Tengah.
Ketua BiPEKA DPW PKS Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, mengatakan Forum Ayah menjadi salah satu bagian penting dalam Gerakan Pengarusutamaan Keluarga di Sulawesi Tengah.
Menurut Wiwik, keluarga harus menjadi pusat perhatian dalam pembangunan. Penguatan keluarga tidak hanya berkaitan dengan aspek spiritual, tetapi juga pendidikan, kesehatan, perlindungan, ketahanan sosial dan ekonomi.
“Kita ingin mengembalikan peran ayah sebagai pemimpin, pendidik, pelindung, sahabat dan teladan bagi anak-anaknya,” kata Wiwik, saat silaturahmi BiPRKA DPW DPP PKS bersama DPW PKS Sulawesi Tengah, Sabtu 29 Agustus 2026 di Aula DPTW PKS Sulawesi Tengah.
Wiwik yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah dan Sekretaris Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah itu menilai kehadiran ayah dalam keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak.
Ia mengingatkan bahwa menjadi ayah bukan sekadar menjalankan tanggung jawab ekonomi, tetapi juga menghadirkan keteladanan dan pendampingan bagi anggota keluarga.
Karena itu, Forum Ayah diharapkan menjadi ruang untuk mendorong para ayah agar lebih aktif menjalankan perannya di dalam keluarga.
“Kita ingin menghadirkan ayah yang lebih dekat dengan keluarganya,” ujarnya.
Wiwik menegaskan, Gerakan Pengarusutamaan Keluarga harus diwujudkan dalam gerakan nyata di tengah masyarakat. Karena itu, pembentukan Forum Ayah tidak berhenti pada kegiatan peluncuran, tetapi harus dilanjutkan dengan aktivitas yang terukur di berbagai daerah.
Ia meminta BiPEKA DPD PKS se-Sulawesi Tengah menindaklanjuti gerakan tersebut dengan membentuk dan mengembangkan Forum Ayah di wilayah masing-masing.
“Setelah launching ini, mari kita pastikan Forum Ayah benar-benar hidup di tengah masyarakat,” tegasnya.
Menurut Wiwik, keluarga yang kuat merupakan fondasi bagi terbentuknya masyarakat yang kuat. Dari keluarga pula nilai-nilai kehidupan, pendidikan dan karakter dapat ditanamkan sejak dini.
“Keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat yang kuat. Masyarakat yang kuat akan melahirkan daerah yang kuat,” pungkasnya.(*)









