AyoTau, Palu – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar konsultasi terkait sinkronisasi data pendapatan daerah dan optimalisasi penyaluran keuangan daerah kepada pemerintah kabupaten sebagai upaya memperkuat tata kelola keuangan yang efektif dan akuntabel, Kamis (9/4/2026). Konsultasi ini dipimpin langsung Kepala Bapenda, Andi Irman.
Kegiatan tersebut difokuskan pada penyelarasan data pendapatan daerah agar lebih akurat, valid, dan terintegrasi antarinstansi. Sinkronisasi data dinilai penting untuk mendukung perencanaan, pengelolaan, serta pengambilan kebijakan fiskal daerah yang lebih tepat sasaran.
Selain membahas data pendapatan, konsultasi juga menyoroti realisasi penyaluran keuangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kepada Pemerintah Kabupaten Poso. Penyaluran tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik di daerah.
Melalui kegiatan ini, Bapenda Sulawesi Tengah mendorong terwujudnya koordinasi yang lebih efektif antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam pengelolaan keuangan daerah. Sinergi yang baik dinilai menjadi kunci untuk menciptakan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Bapenda menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan pendapatan daerah serta memastikan penyaluran keuangan daerah berjalan sesuai ketentuan guna mendukung percepatan pembangunan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah. (*)






