AyoTau, Palu – Bank Mandiri menunjukkan respons cepat terhadap bencana gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Bank Mandiri menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Area Head Bank Mandiri Area Palu, Andi Sibly, mengatakan bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan dasar seperti terpal, selimut, serta makanan siap saji untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.
“Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi bersama BPBD setempat agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara cepat dan tepat sasaran, sesuai komitmen kami untuk Melayani Sepenuh Hati,” ujar Sibly dalam keterangan resminya, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, Bank Mandiri bersama relawan Mandirian terus memperkuat sinergi dengan BPBD, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait guna memastikan distribusi bantuan berjalan aman dan efektif.
“Kami terus memperkuat koordinasi lintas instansi karena hal tersebut menjadi kunci utama dalam penanganan kondisi darurat,” katanya.
Sibly menegaskan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian sosial Bank Mandiri yang tidak hanya hadir melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui aksi nyata kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami dari Bank Mandiri dan seluruh manajemen menyampaikan rasa duka mendalam kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Sigi,” ungkapnya.
Di sisi lain, Bank Mandiri memastikan operasional layanan perbankan di wilayah Sulawesi Tengah tetap berjalan normal pascagempa. Seluruh jaringan kantor, ATM, dan kanal elektronik terus dipantau secara intensif untuk menjamin layanan kepada nasabah tetap optimal.
Selain itu, layanan digital seperti Livin’ by Mandiri, Kopra by Mandiri, dan Livin’ Merchant dipastikan tetap beroperasi sehingga masyarakat dapat melakukan transaksi keuangan dengan lancar.
“Bank Mandiri terus berkoordinasi dengan unit kerja terkait di wilayah terdampak untuk mengantisipasi perkembangan situasi serta memastikan respons yang cepat, terukur, dan tepat. Kami berupaya menjaga layanan tetap andal agar kebutuhan transaksi nasabah dan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik,” pungkas Sibly. (*)











