AyoTau, Palu – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Arnila Hi. Moh Ali, menghadiri Doa Bersama Peduli Gempa Lintas Agama yang digelar di Lapangan Imanuel, Kota Palu, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah, Pangdam XIII/Merdeka, Kapolda Sulawesi Tengah, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta para pemuka agama dari berbagai keyakinan.
Ribuan warga memadati lokasi kegiatan dan larut dalam suasana doa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur umat beragama, mulai dari Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu hingga berbagai elemen masyarakat lainnya.
Wakil Ketua I DPRD Sulteng, Hj. Arnila Hi. Moh Ali, mengatakan doa bersama lintas agama menjadi simbol kuat persatuan, toleransi, dan solidaritas masyarakat Sulawesi Tengah dalam menghadapi musibah.
“Gempa yang terjadi beberapa hari lalu menjadi pengingat pentingnya kebersamaan, kepedulian, dan kekuatan spiritual dalam menghadapi setiap ujian. Melalui doa bersama lintas agama ini, kita menunjukkan bahwa masyarakat Sulawesi Tengah tetap bersatu dan saling menguatkan,” ujarnya.
Menurut Arnila, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar masyarakat Sulawesi Tengah diberikan perlindungan dan keselamatan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dalam membantu para korban bencana.
Ia menambahkan, doa bersama juga merupakan bentuk rasa syukur atas keselamatan yang diberikan kepada masyarakat sekaligus doa bagi warga yang terdampak gempa agar diberikan kekuatan dan ketabahan.
DPRD Provinsi Sulawesi Tengah memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memperkuat persatuan lintas agama dan lintas elemen masyarakat. Kehadiran pemerintah, TNI, Polri, tokoh agama, dan masyarakat menjadi bukti kuatnya modal sosial yang dimiliki Sulawesi Tengah dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam.
Melalui momentum tersebut, DPRD Sulawesi Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga solidaritas sosial, meningkatkan kewaspadaan, serta menumbuhkan optimisme dalam proses pemulihan pascabencana.
“Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam doa bersama lintas agama ini diharapkan menjadi energi positif untuk mempercepat pemulihan dan membangun Sulawesi Tengah yang lebih tangguh, harmonis, dan sejahtera,” tutupnya. (*)














