Anwar Hafid Dorong Percepatan Infrastruktur dan Pemekaran Vatutela

AyoTau, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar serta mendorong proses pemekaran Kelurahan Vatutela, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Komitmen tersebut disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi tokoh adat dan masyarakat Dusun Vatutela di Rumah Jabatan Siranindi II, Senin (30/3/2026).

Dalam pertemuan itu, Anwar Hafid menyatakan pemerintah provinsi telah mulai bergerak untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait penyediaan air bersih.

“Kami sudah turunkan tim pengairan untuk mengukur dan mengecek langsung sumber air. Kita pastikan kualitasnya baik dan tidak tercemar sebelum dibantu,” ujarnya.

Selain penyediaan air bersih, pemerintah provinsi juga memprioritaskan perbaikan akses jalan, penyediaan jaringan listrik, serta pemasangan penerangan jalan di wilayah tersebut.

Menurut Anwar, seluruh perangkat daerah terkait telah diminta bergerak cepat agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi.

“Saya sudah kumpulkan semua dinas terkait. Tahun ini kita mulai tuntaskan kebutuhan dasar masyarakat di sana,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, Gubernur juga memberikan perhatian serius terhadap aspirasi pemekaran Kelurahan Vatutela yang telah lama diperjuangkan masyarakat.

Ia menjelaskan, tahapan administratif di tingkat Pemerintah Kota Palu telah selesai dan saat ini prosesnya berada di DPRD untuk pembahasan lebih lanjut.

“Dari wali kota sudah selesai. Tinggal kita dorong di DPRD agar tidak terhambat lagi,” kata Anwar.

Ia menambahkan, pemerintah provinsi siap mengawal proses tersebut hingga ke pemerintah pusat apabila seluruh persyaratan telah dipenuhi.

“Kalau semua persyaratan sudah lengkap, kita kawal sampai ke kementerian supaya cepat diregistrasi,” ujarnya.

Meski mengakui masih terdapat kendala pada proses legislasi, Anwar menegaskan tidak ingin masyarakat terus menunggu tanpa kepastian.

“Kita tidak boleh biarkan masyarakat kecewa. Kalau sudah memenuhi syarat, harus kita percepat,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Vatutela, Asrul, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Gubernur Sulawesi Tengah terhadap wilayah mereka.

Menurutnya, kunjungan langsung Anwar Hafid sebelumnya menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat di Vatutela.

“Kami sangat bangga karena Bapak Gubernur datang langsung melihat kondisi kami. Itu menjadi perhatian besar bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga mengapresiasi respons cepat pemerintah provinsi dalam menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan warga.

“Kami merasa dihargai karena aspirasi kami didengar dan langsung ditindaklanjuti,” tambahnya.

Anwar Hafid menegaskan pembangunan harus dirasakan secara merata, termasuk oleh masyarakat yang berada di wilayah pinggiran kota.

“Kita ingin memastikan semua masyarakat merasakan kehadiran pemerintah, termasuk yang berada di wilayah pinggiran,” pungkasnya.(*)