Terisolasi, Dusun Manggalapi di Sigi Belum ‘Merdeka’

Ayotau, Palu – Bertepatan momen peringatan ke 76 tahun hari kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah Muharram Nurdin berkesempatan mengikuti upacara di dusun Manggalapi Desa Rejeki, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi sekaligus menyaksikan kegiatan bakti sosial Satgas Madago Raya.

Muharram Nurdin mengikuti kegiatan tersebut setelah dinyatakn negatif Covid-19 berdasarkan hasil swab antigen.

“Sebagai pimpinan DPRD Sulawesi Tengah, saya mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Kapolda Sulteng, Danrem 132 dan Dansatgas Madago Raya yang tidak kenal lelah hadir ditengah-tengah masyarakat yang terpencil dengan fasilitas yang sangat terbatas. Satgas Madago Raya telah menginjeksi kesadaran kolektif masyarakat untuk menyatakan terorisme sebagai musuh bersama,” ujar Muharram di momentum HUt kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2021.

Muharram memahami bagaimana kelelahan mereka, pada waktu yang sama melaksanakan tugas negara melakukan pengejaran kepada DPO terduga teroris, mereka juga masih menyempatkan diri bersama masyarakat membangun infrastruktur kampung berupa jembatan dan bakti sosial kesehatan sunnatan massal dan vaksin covid.

Para prajurit yang bertugas di tengah hutan sudah berbulan-bulan tidak ada komunikasi dengan keluarganya karena tidak ada jaringan telekomunikasi.

Di tempat yang sama, Muharram juga prihatin dengan kondisi dusun Manggalapi yang terisolasi, meskipun sumber daya alamnya sangat menjanjikan tetapi infrastruktur jalan dan jembatan yang tidak tersedia menjadikan dusun Manggalapi seabagi dusun yang terisolasi.

Karena itu, sebagai pimpinan DPRD Sulawesi Tengah mengusulkan ke pemerintah provinsi dan Kabupaten Sigi untuk bersama – sama mengatasi pembangunan jalan dan jembatan dengan pendekatan pola TNI Masuk Desa.

“ Saya berharap dalam dua tahun APBD jalan Lembantongoa bisa tembus di Sausu Kabupaten Parigi Moutong.(Win)

Komentar