ELSINDO, PALU — Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Sulawesi Tengah terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga September 2026, realisasi KPR dari seluruh perbankan tercatat sekitar 3.095 unit. Sementara itu, BTN Cabang Palu telah merealisasikan 1.759 unit atau mencapai 113 persen dari target yang ditetapkan.
Capaian tersebut mendorong BTN Cabang Palu membidik realisasi 2.000 unit hingga akhir 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat kolaborasi dengan pengembang perumahan dan agen properti, termasuk melalui pelaksanaan akad massal khusus pada Oktober 2026 bersama Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) dengan capaian 100 unit subsidi.
Branch Manager BTN Cabang Palu, Herry Gerald Talupun, mengatakan pencapaian penyaluran KPR tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari perbankan, pengembang, hingga agen properti yang turut membantu proses pemasaran dan pengajuan pembiayaan.
“Dari target 1.551 unit, sampai September 2026 telah terealisasi sebanyak 1.759 unit atau sekitar 113 persen. Kami berharap dalam waktu dekat bisa mencapai 2.000 unit, dan mudah-mudahan pada Desember nanti target tersebut dapat terlampaui,” ujar Herry, di salah satu Hotel di Palu, Sabtu, 23 Oktober 2026.
Menurutnya, kolaborasi yang terjalin selama ini menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong percepatan realisasi KPR sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan penyaluran pembiayaan perumahan, BTN Cabang Palu menggelar akad massal KPR khusus pada Oktober 2026 dengan melibatkan pengembang yang bekerja sama melalui Apersi. Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 100 unit rumah subsidi yang menjadi bagian dari realisasi akad massal tersebut.
Capaian ini menjadi salah satu bentuk konkret sinergi BTN dengan para pengembang dalam mempercepat proses pembiayaan bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian.
Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem perumahan di Sulawesi Tengah, terutama melalui koordinasi yang lebih efektif antara pihak bank, pengembang, dan agen properti.
Herry menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang selama ini aktif mendukung proses penyaluran KPR, termasuk dalam membantu memastikan kelengkapan dokumen dan kelancaran proses pengajuan kredit.
Ia menilai komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi faktor penting agar setiap pengajuan dapat diproses secara efektif sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami terbuka terhadap masukan dari seluruh mitra. Tujuannya bagaimana mempercepat proses bisnis, meningkatkan realisasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Sulawesi Tengah, khususnya Palu dan sekitarnya,” katanya.
Dalam memperluas penyaluran KPR, BTN Cabang Palu juga terus memperkuat kemitraan dengan pelaku industri perumahan. Sekitar 15 pengembang Apersi turut berpartisipasi dalam kegiatan koordinasi yang mempertemukan perbankan, pengembang, dan agen properti.
Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mengevaluasi proses bisnis, memperkuat komunikasi, serta menyelaraskan langkah dalam mencapai target penyaluran pembiayaan perumahan hingga akhir tahun.
BTN berharap kolaborasi ini dapat terus berkembang sehingga proses pengajuan KPR menjadi lebih efektif dan semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap pembiayaan rumah.
Herry juga mengajak seluruh mitra menjaga sinergi menjelang akhir 2026 agar target masing-masing pihak, baik perbankan, pengembang maupun agen properti, dapat tercapai.
Sementara itu, Sekretaris DPD Apersi Sulawesi Tengah, Risman Anshari, menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama yang terjalin antara BTN dan para pengembang perumahan.
Menurut Risman, dukungan perbankan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan usaha pengembang sekaligus membantu masyarakat memperoleh hunian melalui fasilitas pembiayaan KPR.
Ia berharap kemitraan yang telah terbangun dapat terus diperkuat agar koordinasi antara pengembang dan perbankan semakin baik, terutama dalam mempercepat proses pembiayaan dan realisasi akad rumah.
Kolaborasi tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan sektor perumahan di Sulawesi Tengah.
Dengan realisasi 1.759 unit hingga September atau 113 persen dari target, serta pelaksanaan akad massal Oktober bersama Apersi yang mencapai 100 unit, BTN Cabang Palu terus mendorong peningkatan penyaluran KPR.
Target mencapai 2.000 unit hingga Desember 2026 menjadi sasaran berikutnya yang ingin dicapai melalui penguatan kemitraan, peningkatan kualitas pelayanan, dan percepatan proses pembiayaan bagi masyarakat. (del)












