PMI Sigi Gelar Pelatihan Fasilitator SPAB bagi Guru

Ayotau, Sigi- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sigi menggelar pelatihan fasilitator guru Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Sigi, Selasa, 8 Juni 2021.

Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama PMI Sigi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sigi ini adalah program pengurangan risiko bencana pada bidang pendidikan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Disdikbud Kabupaten Sigi, Rilce, S.Pd dan dihadiri pengurus Bidang SDM/PMR dan Relawan PMI Sigi, Andi Arno S.Pd., MM, serta perwakilan IFRC, Dedy Alfian.

Dalam sambutan Ketua PMI Sigi, Dr. H. Moh. Agus R. Lamakarate, SP., M.ES yang dibacakan Andi Arno, menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang sudah berkenanan bekerjasama dalam program pengurangan risiko bencana pada bidang pendidikan di Kabupaten Sigi.

Sekretaris Disdikbud Sigi, Rilce, melakukan peyematan tanda peserta pelatihan./FOTO: PMI SIGI.

Kata dia, hal ini tentu menjadi prioritas agar setiap stakeholder sekolah dapat mengetahui langkah pengurangan risiko bencana. Terimakasih pula disampaikan kepada IFRC selaku donor kegiatan-kegiatan PMI pada masa tanggap bencana, transisi hingga pemulihan.

“Kami melihat bahwa pendidikan adalah salah hal yang sangat penting, karena guru siswa khususnya merupakan aset masa depan bangsa yang perlu dijaga dan dilindungi, tentu melalui guru yang dilatih menjadi fasilitator SPAB ini dapat menjadi motor dalam pengurangan risiko bencana,” tuturnya.

Mewakili Plt Kadis Disdikbud Sigi, Anwar, Sekretaris Disdikbud, Rilce, S.Pd, mengucapkan terimakasih kepada PMI atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami merasa sangat terbantu dengan kegiatan ini, yang mana program ini dapat membentuk fasilitator untuk satuan Pendidikan aman bencana, ini amatlah penting dan sejalan dengan rencana kerja Dinas Pendidikan, bahwa setiap sekolah sudah harus menerapkan SPAB, kami berharap kegiatan ini dpat di aplikasikan ke sekolah masing-masing dan sekolah lainnya yng ada di kabupaten Sigi,” ujar Rilce sekaligus membuka kegiatan pelatihan.

Pelatihan guru yang di lakukan melatih sekolah – sekolah yang berada di kabupaten khususnya di 7 (tujuh) wilayah desa binaan, dengan total sebanyak 14 sekolah.

Sementara, Razika, S.Pd, selaku staf program pengurangan risiko bencana PMI Kabupaten Sigi mengatakan bahwa pelatihan ini dibagi menjadi 2 gelombang. Pelatihan pertama dimulai tanggal 8-12 juni, sedangkan gelombang kedua akan dilaksanakan pada 14-18 Juni 2021. Fasilitator serta narasumber berasal dari Disdikbud Sigi dan PMI pusat.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed