AyoTau, Palu – Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (CIKASDA) Provinsi Sulawesi Tengah menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka koordinasi lintas sektor untuk pengendalian inflasi daerah dan antisipasi dampak El Niño yang diperkirakan berlangsung mulai Juni hingga November 2026.
Pertemuan yang digelar pada Kamis (21/5/2026) tersebut menjadi langkah strategis dalam menghadapi potensi musim kemarau panjang yang diprediksi berdampak pada sektor pertanian, ketersediaan air irigasi, serta stok pangan masyarakat.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah percepatan waktu tanam padi dan komoditas pangan lainnya guna menjaga ketersediaan pasokan pangan serta menekan potensi kenaikan harga yang dapat memicu inflasi daerah.
Selain itu, kedua pihak juga membahas perencanaan pemanfaatan air irigasi dan penyusunan jadwal tanam yang lebih efektif sebagai upaya menghadapi kondisi cuaca ekstrem akibat fenomena El Niño.
Kepala Dinas CIKASDA Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Andi Ruly Djanggola, SE., M.Si, menegaskan pentingnya koordinasi dan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman kekeringan akibat perubahan iklim.
Menurutnya, pengelolaan sumber daya air yang baik serta dukungan infrastruktur irigasi yang memadai menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Pengelolaan sumber daya air dan perbaikan infrastruktur irigasi harus dilakukan secara tepat guna agar mampu mendukung kebutuhan masyarakat serta sektor pertanian secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Tim TPID Kabupaten Banggai menyampaikan bahwa sejumlah wilayah pertanian diperkirakan berpotensi mengalami kekeringan selama periode El Niño. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah merencanakan penanaman kembali pada Juli 2026 dan perbaikan jaringan irigasi pada Agustus 2026 guna menjaga produktivitas dan kualitas hasil panen beras.
“Pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat harus dapat diatasi dengan baik dan tepat sasaran melalui kerja sama dan kesiapan seluruh pihak,” kata perwakilan TPID Kabupaten Banggai.(*)







