oleh

Pemprov: Lansia Perlu Dapat Perhatian Serius

Ayotau, Palu- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng melalui Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Sitty Hasbia N. Zaenong, mengungkapkan warga lansia (lanjut usai) saat ini perlu mendapatkan perhatian yang serius dari semua pihak.

“Besarnya populasi lansia serta pertumbuhan yang cepat menimbulkan berbagai permasalahan sehingga perlu mendapat perhatian yang serius dari semua sektor sebagai upaya peningkatan kesejahteraan,” ungkap Hasbia peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 26 di Palu, Minggu 29 Mei 2022.

Dikatakan, perimgatan HLUN tahun ini untuk mengapresiasi dan menggaungkan semangat lansia sehat, mandiri dan sejahtera untuk Indonesia kuat. Untuk menciptakan kesejahteraan lansia adalah tugas dan tanggung jawab bersama agar lansia dapat menikmati kehidupan dalam lingkungan yang ramah lansia.

“Dibandingkan kelompok umur lainnya, lansia memiliki kerentanan sosial dan ekonomi yang paling tinggi,” ucapnya.

Hasbia menjelaskan dalam UU Nomor 11 Tahun 2009, upaya penyelenggaraan kesejahteraan sosial meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial, terutama bagi rumah tangga dan penduduk lansia yang kurang mampu.

Ditambahkan, Kemensos terus menyalurkan program-program kesejahteraan sosial lansia seperti rehabilitasi sosial dan perlindungan sosial. Peningkatan kesejahteraan ini diharapkan agar penduduk lansia tetap dapat berdaya, mandiri, dan sejahtera.

Adapun rangkaian HLUN tahun 2022 mulai dari pemberian bantuan untuk lansia, dan pemeriksaan mata gratis yang dilaksanakan di Sentra Nipotowe tempat berlangsungnya perayaan HLUN.

Sebelumya, Komisi Daerah (Komda) Lanjut Usia Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Kerja (Raker), Senin, 30 Mei 2022. Raker dibuka Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Ma’mun Amir dan turut dihadiri sejumlah kepala daerah.

Dalam sambutannya, Wagub Ma’mun Amir yang juga sebagai Ketua Komda Lanjut Usia Sulteng mengatakan, pembinaan lanjut usia merupakan bagian penting dari proses pembangunan.

“Saya sampaikan pemerintah provinsi tidak mempunyai wilayah, seperti di sini, yang punya wilayah adalah Pemerintah Kota Palu. Karena itu pemerintah kabupaten/kota harus menindaklanjuti dengan baik pembinaan serta permasalahan lansia ini,” kata Wagub Ma’mun Amir. (JT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.