oleh

Pemkot Palu dan Hiswana Migas Diminta Tuntaskan Antrean BBM

Ayotau, Palu – Antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) belakangan ini di Kota Palu menuai sorotan dari kalangan masyarakat. Panjangnya antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menyebabkan perputaran ekonomi terganggung, khususnya distribusi barang.

Agar tidak menimbulkan dampak negatif berkepanjangan, Front Nasional Buruh Indonesia (FNPBI) Kota Palu dan Serikat Buruh Transportasi Container Sulawesi Tengah (SBTCST) meminta pihak terkait, utamanya Pemerintah Kota Palu dan Hiswana Migas segera mengatasi dan mencari solusinya.

Ketua FNPBI Kota Palu, Abdul Wahyudin melalui keterangan resminya yang diterima redaksi Ayotau.id Jumat 10 Desember 2021 mengatakan, Pemerintah Kota Palu, Hiswana Migas Sulawesi Tengah dan Pertamina dapat memberikan solusi yang terbaik, sehingga penyaluran bisa tepat sasaran terutama BBM solar subsidi bagi masyarakat, khususnya kepada kendaraan angkutan logistik.

“Pemkot bersama Hiswana Migas harus segera atasi antrean ini,” tandasnya.

Wahyudin yang juga Sekertaris SBTCST menambahkan, ketersediaan BBM di SPBU bagi para sopir angkutan logistik hal utama dalam mendukung kelancaran pendistribusian barang, yang tentu berkontribusi pada perputaran ekonomi di masyarakat.

Sejak beberapa pekan terakhir ini, antrean pengisian BBM terjadi di seluruh SPBU yang ada di Kota Palu. Puluhan kendaraan harus mengular panjang untuk mendapatkan jatah BBM.(win)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.