oleh

Pansus 4 Koordinasikan Tatib di Jawa Barat

Ayotau, Palu – Panitia Khusus (Pansus) 4 DPRD Sulawesi Tengah, melakukan koordinasi ke DPRD Jawa Barat soal rancangan DPRD tentang Tata Tertib (Tatib) dan Kode Etik DPRD.

Pertemuan ini dihadiri langsung anggota DPRD Sulawesi Tengah yaitu Zainal Mahmud Daud, Ronald Gulla, Yahdi Basma, Tahir H Siri, bersama Staf Ahli Pansus IV Dr. Asri Lasatu, dan di dampingi Kepala Bagian Persidangan dan Risalah DPRD Sulawesi Tengah, Wahid Irawan.

Rombongan DPRD Sulawesi Tengah tersebut, diterima langsung Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang dari Fraksi PDIP dan di dampingi juga Kepala Bagian Perundang-Undangan DPRD Jawa Barat, Drs. H. Amad Arif Rifai, di gedung DPRD Jawa Barat Jumat 8 Oktober 2021.

Tujuan koordinasi Pansus 4 terkait revisi Tatib dan Kode Etik DPRD Sulawesi Tengah, sehingga dalam kesempatan itu salah satu anggota dewan Sulawesi Tengah menanyakan legalitas pimpinan DPRD memimpin rapat secara daring (dalam jaringan) dan mengambil keputusan juga secara daring, sebagaimana dilakukan selama pandemi Covid-19.

Anggota pansus juga berkoordinasi mengenai hari kerja DPRD Jawa Barat, apakah telah mengusulkan hari Sabtu dan Minggu menjadi hari kerja atau belum.

Selain itu, Pansus IV mjuga enanyakan norma yang baru dalam Tatib DPRD Jawa barat yang tidak sekedar mengcopy paste peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2018.

Terkait hari kerja provinsi Jawa barat, belum mengutarakan soal hari kerja Sabtu dan Minggu sebagai hari kerja tetapi baru masih dirancangkan dan akan dikonsultasikan ke Kemendagri.

Dalam hal ini, Ketua Komisi I DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang menjelaskan, teknis mereka dalam Tatib anggota DPR ketika mengadakan rapat semua harus korum begitu juga dengan rapat Paripurna tidak akan dilaksanakan jika tidak korum.

“Kami juga mengacu pada peraturan DPRD Jawa Barat nomor 1 tahun 2017 tentang kode etik dan tata berpakaian dan di DPRD Provinsi Jawa barat dan terutama DPRD Jawa Barat tidak ada praktek double Pansus dalam DPRD Jawa Barat,” Rafael Situmorang.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.