Nelson Semangati Petani Penangkar Benih Dipacu

Ayotau, Palu- Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulteng, Nelson Metubun, mengapresiasi peran petani penangkar dalam memproduksi benih padi di daerahnya. Petani penagkar benih dipacu lebih semangat lagi.

“Saya mengapresiasi para petani penangkar, dan pihak lainnya yang telah berkontribusi dalam penyediaan benih tanaman pangan khususnya benih padi inbrida di Provinsi Sulawesi Tengah dalam beberapa tahun terakhir,” ucap Nelson saat Rapat Koordinasi Penangkar Benih Tanaman Pangan Tahun 2022 di Palu, Selasa 29 September 2022.

Dia mengungkapkan pada 2021, benih padi inbrida bantuan pemerintah yang anggarannya bersumber dari APBN dan APBD sebanyak 1.000 ton dan 2022 sebanyak 100 ton, bisa dipenuhi dari produksi petani penangkar Sulawesi Tengah.

“Bahkan, benih kita juga bisa dikirim ke Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara,” ungkap Kadis.

Nelson menyebut tujuan rapat koordinasi yang dilaksanakan antara lain untuk mengkoordinasikan kebijakan perbenihan tanaman pangan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2022 dan pengembangan produsen benih tanaman pangan berbasis korporasi petani.

Kemudian untuk memastikan ketersediaan benih sumber dan potensi penangkaran di tingkat kelompok tani penangkar tanaman pangan dan mengkoordinasikan standar tahapan pengawasan serta sertifikasi benih, dan durasi waktu yang dibutuhkan setiap tahapan.

Menurut dia, pentingnya mengkordinasikan beberapa hal tersebut dilatar belakangi oleh kebutuhan benih tanaman pangan setiap tahunnya dan besarnya harapan akan peran petani penangkar dalam penyediaan benih.

“Peranan kelompok tani penangkar benih dalam penyediaan benih varietas unggul bersertifikat sangat penting tetapi di sisi lain masih memiliki keterbatasan seperti luas areal produksi dan sumberdaya manusia, prasarana dan sarana, serta modal, sehingga diperlukan upaya untuk pemberdayaannya,” tutur Nelson.

“Salah satu  bentuk upaya pemberdayaan adalah sharing informasi dan kebijakan terkait optimalisasi produksi benih antara kelompok tani penangkar benih, lembaga pemerintah dan pihak swasta yang bergerak dibidang usaha perbenihan tanaman pangan. Ini pada akhirnya dapat bermuara untuk kesepahaman dan komitmen baik secara bersama antara pihak-pihak yang terkait dalam upaya ketersediaan benih di daerah,” tambahnya. (JT)

Komentar