oleh

Ketua Pansel: Faridah Lamarauna Gugur Calon Sekdaprov

Ayotau, Palu- Hj Faridah Lamarauna, salah satu calon Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng dinyatakan gugur. Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekdaprov Sulteng, Prof H Zainal Abidin, mengungkapkan Faridah gugur karena tidak hadir mengikuti asessment kompetensi yang berlangsung dua hari pada Rabu dan Kamis, 24 – 25 Agustus 2022.

“Ibu Faridah sudah gugur karena tidak ikut satu kegiatan (asessment),” ungkap Prof Zainal, Jumat 26 Agustus 2022.

Dikatakan, Pansel tidak mengetahui alasan Faridah absen dalam pelaksanaan tahap asessment kompetensi. Pansel tidak menerima informasi ataupun penjelasan atas ketidak hadiran Plt Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi Daerah Provinsi Sulteng itu.

“Kami panitia sudah menelpon dan mengingatkan, tapi tidak ada jawaban,” ujar Prof Zainal.

Prof Zainal menegaskan tidak ada penjadwalan kembali bagi peserta yang tidak hadir tahap asessment. Olehnya panitia seleksi memastikan Faridah, selaku calon Sekdaprov Sulteng, telah gugur.

Prof Zainal juga mengungkapkan pihaknya akan mengumumkan hasil assesment pada 30 Agustus mendatang. Semua peserta yang hadir mengikuti assesment akan lanjut ke tahap berikutnya.

“Peserta akan mengikuti presentasi dan wawancara minggu depan tanggal 1-2 September,” jelas Ketua Pansel.

Pansel menjadwalkan pengumuman hasilnya akan keluar pada 6 September 2022. Ditargetkan seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi madya Sekdaprov Sulteng selesai pada pertengahan September.

“Nanti hasil akhir ada tiga nama yang akan kami ajukan ke pak gubernur untuk diteruskan ke Kemendagri atau langsung Kementerian Sekretariat Negara,” pungkas Prof Zainal.

Diketahui, ada 10 nama calon Sekdaprov Sulteng yang terdaftar tahap assesment, masing-masing Dr Anas S.Sos M.Si, Dr Fahrudin, S.Sos M.Si, Faridah Lamarauna SE M.Si, Moh Arif Abdul Wakil Ladjuba SE M.Si, Drs M Muchlis MM, Drs Mohamad Nadir M.Si, Drs Mohammad Nizam MH, Dra Novalina MM, M Sadly Lesnusa S.Sos M.Si, dan H Mohamad Yusuf SE M.Si.

Dari 10 nama tersebut, delapan orang merupakan ASN Pemprov Sulteng yang menjabat kepala OPD. Sementara dua orang lainnya yaitu Anas merupakan pejabat pemerintah pusat dan Moh Yusuf, ASN Pemkab Donggala. (JT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.