oleh

Plt Kadis Cikasda Cek Operasi dan Pemeliharaan Irigasi

Ayotau, Palu- Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulteng, Andi Ruly Djanggola, meninjau irigasi kewenangan provinsi di Poso dan Banggai, Senin 22 Agustus 2022.

Sasaran peninjauan tepatnya di enam Daerah Irigasi (DI) dimulai dari DI Puna Kabupaten Poso, lanjut ke DI Bella, DI Bunta, DI Waru Lamala, DI Moilong dan DI Toili Kabupaten Banggai.

Kunjungan yang dilaksanakan selama lima hari bertujuan untuk memastikan operasi dan pemeliharaan pada daerah irigasi dilakukan dengan serius oleh petugas pengamat, petugas operasi bendung dan juru di lapangan.

“Kunjungan kerja ini saya lakukan untuk memastikan layanan air kepada petani. Audiensi dengan petugas lapangan juga saya lakukan untuk mendengar keluhan dan masukannya. Sudah menjadi tugas ASN untuk memberikan pelayanan prima dan profesional kepada petani,” terang Ruly.

Kata dia, selain melakukan pertemuan dengan petugas di lapangan, juga mengevalusi hasil pekerjaan yang dilaksanakan penyedia di tahun 2022, antara lain : pekerjaan jalan inspeksi DI Puna Kabupaten Poso, Rehab Bendung DI Bella, pekerjaan galian endapan, pemarasan rumput dan jalan inspeksi di Warulama, pembangunan pengaman pantai di Desa Baruga, Desa Kotaraya, Desa Bonebakal, Desa Poroan dan Desa Nipa Kecamatan Lamala Banggai.

“Sejak saya dilantik Mei 2022 sebagai Kepala UPT Wil II, pekerjaan fisik yang sudah berjalan belum terpantau secara langsung sehingga melalui moment bersama plt. kadis cikasda kami mengevaluasi kinerja penyedia serta audiens dengan petugas lapangan,” ungkap kepala UPT Wilayah II Djaya Mulya.

Adapun Unit Pelaksana Teknis II Dinas Cikasda Sulawesi Tengah memiliki tugas dan kewenangan dalam menangani operasi dan pemeliharaan di 15 daerah irigasi yang tersebar di Banggai sebanyak 8 DI, Kabupaten Poso sebanyak 4 DI, dan Kabupaten Morowali 3 DI.

Ruly menambahkan Unit Pelaksana Teknis II Dinas Cikasda Sulawesi Tengah diberi tanggungjawab memberikan layanan air bagi petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional. (JT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.