Kadis P3A Sulteng: Pemberdayaan Perempuan Kunci Kemandirian dan Kesetaraan

AyoTau, Palu – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Yudiawati V. Windarrusliana, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan proses meningkatkan kemampuan, akses, dan kontrol perempuan terhadap berbagai sumber daya, baik di bidang ekonomi, pendidikan, sosial, maupun politik.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam seminar yang digelar dalam rangka Musyawarah Daerah (Musda) V Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Wanita Kristen Indonesia (DPD PWKI) Sulawesi Tengah di Gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Tengah, Palu, Jumat (8/5/2026).

“Dengan kemampuan dan akses perempuan terhadap berbagai sumber daya tersebut, diharapkan mereka mampu mandiri, mampu mengambil keputusan, dan mampu berperan aktif dalam masyarakat,” ujar Yudiawati.

Menurutnya, pemberdayaan perempuan memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan ekonomi. Ketika perempuan memperoleh akses yang lebih luas terhadap sumber-sumber ekonomi, maka akan tercipta kemandirian ekonomi, berkontribusi pada pengurangan angka kemiskinan, mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus memperkuat kesetaraan gender.

Dalam pemaparannya, Yudiawati juga menyajikan berbagai data terkait kondisi dan potensi perempuan, baik pada tingkat nasional maupun di Sulawesi Tengah. Data tersebut mencakup tingkat pendidikan perempuan, partisipasi perempuan dalam dunia kerja, serta berbagai indikator yang menunjukkan kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah.

Perempuan yang merupakan lulusan program doktor Ilmu Sosial Universitas Tadulako itu menilai bahwa peningkatan kualitas sumber daya perempuan menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Musda V PWKI Sulawesi Tengah berlangsung pada 7–9 Mei 2026 dan diikuti oleh pengurus serta anggota PWKI dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah. Organisasi tersebut saat ini dipimpin oleh Dra. Vonny M.A. Tiwow, M.Sc., Ph.D.

Kegiatan Musda dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Rudi Dewanto, S.E., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.

PWKI merupakan organisasi perempuan Kristen yang berdiri sejak tahun 1946. Organisasi yang bersifat nasional dan oikumenis ini memiliki misi mempersatukan perempuan Kristen serta meningkatkan peran mereka dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.(*)