Jalin Sinergi Bersama 29 RS, Jasa Raharja Sulteng Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

Ayotau, Palu- Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum senantiasa berupaya untuk memberikan pelayanan terbaiknya. Hal ini disampaikan Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah, Suryadi.

“Kami tidak henti-hentinya menghimbau ke seluruh jajaran petugas Jasa Raharja agar selalu siaga bila terjadi kecelakaan lalu lintas, sehingga jika terdapat korban meninggal dunia maupun luka-luka yang kasusnya terjamin Jasa Raharja, dapat diselesaikan dalam waktu maksimal 1×24 jam,” ucapnya, Senin, 31 Mei.

Dari data sampai dengan April 2021, Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah telah bekerja sama dengan 29 Rumah Sakit (RS), yang bertujuan untuk memastikan pelayanan santunan atau penggantian biaya rawatan sampai dengan batas maksimal sesuai ketentuan dapat terlaksana dengan baik.

“Jasa Raharja langsung menerbitkan surat jaminan dan korban luka-luka terjamin Jasa Raharja tidak perlu mengeluarkan dana untuk membayar ke Rumah Sakit karena pihak rumah sakit yang langsung menagih biaya rawatan ke Jasa Raharja,” ujar Suryadi.

Suryadi menambahkan bahwa dalam kurun waktu Januari-April 2021, jumlah penyerahan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum adalah sebesar Rp.7,8 miliar, penyerahan santunan ini mengalami penurunan 24,49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan adanya ketentuan pemerintah kaitan dengan pembatasan mobilitas masyarakat untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Walaupun angka penyerahan santunan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, namun Jasa Raharja terus berupaya mengoptimalkan daya serap kepada setiap korban kecelakaan yang tercatat dalam laporan kejadian kecelakaan dari instansi berwenang dengan penanganan yang mudah, cepat dan tepat.

Hal itu diwujudkan melalui sinergi yang dijalin untuk kemudahan dan kecepatan pelayanan santunan, seperti adanya sinergi berupa host-to-host sistem dengan BPJS Kesehatan untuk informasi data korban kecelakaan yang dirawat di rumah sakit.

Data Kecelakaan secara online yang bekerja sama dengan Korlantas Polri, Data Kependudukan untuk mempercepat perolehan informasi keahliwarisan bekerja sama dengan Ditjen Dukcapil dan percepatan proses transfer dana santunan Jasa Raharja bekerjasama dengan pihak bank pemerintah sehingga pembayaran bisa dilakukan pada hari Sabtu, Minggu atau hari libur.

“Dengan demikian masyarakat hanya perlu melaporkan kecelakaan ke kepolisian, selanjutnya Jasa Raharja yang bekerja. Semuanya mudah dan tidak ada biaya administrasi Jasa Raharja ataupun pungutan lainnya dalam pengurusan pengajuan santunan Jasa Raharja, gratis tidak ada pungutan apapun,” terang Suryadi.

“Kami terus lakukan evaluasi pelayanan kami secara periodik dan harus dapat beradaptasi dengan perubahan kondisi terkini, dimana seperti kita ketahui bersama bahwa semuanya dituntut untuk mengedepankan teknologi digital, namun tanpa mengurangi unsur human touch dan tetap mempertahankan kualitas pelayanan yang seragam se-nasional. Hal ini kemudian diharapkan hak dan kewajiban masyarakat terkait perlindungan dasar atau asuransi Jasa Raharja dapat terpenuhi dengan baik,” tandas Suryadi. (JT/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed