oleh

Pengambilan Formulir Dibuka Secara Tatap Muka

Ayotau, Palu- SMP Negeri 1 Palu telah melakukan persiapan untuk menghadapi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang akan digelar pada Juni mendatang. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah sarana prasarana protokol kesehatan (prokes) secara ketat, sebab tahun ini rencananya PPDB dilakukan secara tatap muka (offline).

Kepala SMPN 1 Palu, Hj. Farida Batjo mengatakan, saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, olehnya itu SMPN 1 Palu berencana untuk memanfaatkan website sekolah dalam pengumuman PPDB, sementara untuk pengambilan formulir dan administrasi lainya dilakukan secara tatap muka, namun tetunya menerapkan prokes ketat.

“Untuk informasi kepada orang tua siswa soal PPDB kami akan sampaikan secara online, selain itu melalui spanduk, sehingga masyarakat tidak berkerumun, dan kami juga menghindari terjadinya klaster baru Covid-19 pada PPDB nantinya,” kata Farida, belum lama ini.

Farida mengatakan, mekanisme PPDB itu akan dirapatkan bersama panitia PPDB dalam waktu dekat ini, sebab untuk panitia PPDB telah dibuatkan SKnya.

“Selanjutkan kita akan merancang agar tidak terjadi klaster, sebab tahun ini kita sudah PPDB online. Maka tentunya kita ubah lagi seperti apa mekanismenya, tetapi sedikit gambaran pasti kami akan mengunakan sebagian sistem online, dalam hal mempermudah masyarakat melihat informasi PPDB SMPN 1 Palu,” ujarnya.

Kata Farida, penerapan protokol kesehatan saat PPDB ini bukan hanya sekolah yang ditekankan, tetapi orang tua siswa juga harus patuh terhadap prokes.

“Kerumunan tidak menutup kemungkinan pasti akan terjadi saat PPDB, olehnya itu perlu ada antisipasi yang dilakukan diantaranya menerapkan prokes, bagi orang tua yang tidak mengunakan masker panitia pasti tidak akan meneriman pendaftaran tersebut untuk masuk dilikungan sekolah, sebab aturan akan diberlakukan saat PPDB berlanbgsung,” jelasnya.

Olehnya itu, Farida berharap, orang tua sadar dengan prokes sebab saat ini masih dalam masa pandemi, jangan hanya pihak sekolah menerapkan prokes, orang tua yang mendaftar tidak mengikuti, sehingga pihak panitia sibuk lagi menyiapkan masker dan lainya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed