Dispusaka Sulteng dan Untad Jajaki Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

AyoTau, Palu – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah mulai menjajaki kerja sama strategis dengan Jurusan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Senin (27/4/2026).

Penjajakan kerja sama tersebut ditandai dengan kunjungan silaturahmi civitas akademika Jurusan Bahasa dan Sastra FKIP Universitas Tadulako yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Siti Rachmi Amir Singi, didampingi Kepala Bidang Deposit, Pengembangan Koleksi, Pengolahan dan Konservasi Bahan Pustaka, Andi Ariani.

Rombongan Universitas Tadulako dipimpin oleh Dr. Sukma, bersama tim, dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Dispusaka Sulteng.

Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya perpustakaan daerah serta memperkuat peran akademisi dalam pengembangan literasi dan pelestarian bahasa serta budaya daerah.

Kepala Dinas Dispusaka Sulteng, Siti Rachmi Amir Singi, menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara institusi pemerintah dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperluas akses pengetahuan serta meningkatkan kualitas layanan literasi bagi masyarakat.

Selain mendukung kegiatan akademik, kerja sama yang akan dibangun juga diharapkan mampu melahirkan berbagai program inovatif yang memberikan manfaat langsung bagi dunia pendidikan dan masyarakat Sulawesi Tengah.

Meski teknis pelaksanaan dan jadwal penandatanganan kesepakatan kerja sama masih akan dibahas lebih lanjut pada pertemuan berikutnya, kedua belah pihak menyatakan komitmennya untuk segera merealisasikan program-program kolaboratif yang berorientasi pada penguatan literasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (*)