Ayotau, Palu- Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulteng, Sitty Hasbia N Zaenong, mengungkapkan penyaluran BLT BBM sudah mencapai 97 persen di Sulawesi Tengah.
“Kabupaten yang mencapai angka penyaluran BLT BBM tertinggi yaitu Donggala dan Banggai Kepulauan 99 persen. Kemudian disusul Buol, Parigi Moutong, Tolitoli dan Poso 98 persen,” ungka Hasbia, Sabtu 1 Oktober 2022.
Adapun untuk Tojo Unauna dan Banggai realisasi BLT BBM sekitar 97 persen. Sementara tiga daerah yakni Kota Palu, Sigi, dan Banggai Laut masing-masing mencapai 96 persen. Dua kabupaten tercatat dengan realisasi terendah yakni Morowali dan Morowali Utara sekitar 95 persen.
“Ada sekitar 428 keluarga sasaran saat ini gagal bayar dipengaruhi beberapa faktor, antara lain KPM (keluarga penerima manfaat) alamat tidak ditemukan, KPM pindah, KPM meninggal dunia. KPM mampu atas info pemerintah daerah, KPM anggota TNI, POLRI, ASN. Dan KPM sudah mendapat bantuan lainnya sehingga kami berupaya bagai mana mekanisme penyalurannya dapat terlaksana. Kami berkoordinasi dengan Dinsos kab/kota bersama Pendamping Sosial lebih proaktif ke KPM agar penyaluran segera terealisir,” tandas Hasbia.
Diketahui, PT Pos Indonesia mendapat tugas menyalurkan bantuan langsung tunai dari pengalihan subsidi bahan bakar minyak atau BLT BBM bagi 130.248 KPM di Provinsi Sulawesi Tengah. Kepala PT Pos Indonesia Cabang Kota Palu Muhammad Subhan di Palu, mengatakan penyaluran bantuan sudah dimulai di Kota Palu.
Menurut dia, ada 10.110 keluarga yang terdaftar sebagai penerima manfaat BLT BBM di Kota Palu. Pemerintah memberikan BLT BBM senilai Rp600.000 per keluarga penerima manfaat. Bantuan tersebut disalurkan dalam dua tahap melalui Kantor Pos.
Data Dinsos Provinsi Sulawesi Tengah, penerima BLT BBM di antaranya meliputi 10.110 keluarga di Kota Palu, 16.387 keluarga di Kabupaten Banggai, 6.600 keluarga di Kabupaten Banggai Kepulauan, 1.857 keluarga di Kabupaten Banggai Laut, dan 8.544 keluarga di Kabupaten Buol.
Selain itu, penerima BLT BBM tersebar di Kabupaten Donggala (14.653 keluarga), Kabupaten Morowali (4.877 keluarga), Kabupaten Morowali Utara (5.089 keluarga), Kabupaten Parigi Moutong (20.038 keluarga), Kabupaten Poso (13.417 keluarga), Kabupaten Sigi (10.980 keluarga), Kabupaten Tojo Una-una (8.281 keluarga), dan Kabupaten Toli-toli (9.416 keluarga). (JT)








Komentar