Dekan Fatek: Selaraskan Kurikulum dengan MBKM

Ayotau, Palu- Dekan Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Tadulako, Dr Eng Andi Rusdin ST MT M.Sc, mengatakan program studi (prodi) wajib menyelaraskan kurikulum yang telah ada dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Wajib bagi prodi untuk menyelaraskan kurikulum yang telah ada dengan MBKM,” ucap dekan saat workshop pengembangan kurikulum sesi 3 di Palu, Sabtu, 12 Juni 2021.

Koordinator Pusbang MBKM Untad, Drs Anang WM Diah M.Si Ph.D, menguatkan bahwa MBKM bukan lagi sekedar sosialisasi saat ini, tapi sudah masuk tahap implementasi. Adapun workshop ini dilaksanakan oleh Prodi S1 Teknik Elektro Fatek Untad yang merupakan sebagai salah satu pemenang hibah KSI MBKM 2021.

Narasumber yang dihadirkan yaitu Dr Sri Suning Kusumawardani ST MT dari UGM dan Prof Ir I Made Supartha Utama MS Ph.D dari Universitas Udayana.

Keduanya merupakan anggota tim pengembang kurikulum pendidikan tinggi (KPT) berbasis MBKM yang dikeluarkan Kemendikbudristek RI.

Sri Kusumawarhani membawakan materi BKP-MBKM dan implementasinya dalam kurikulum.

“Kurikulum MBKM tidak berarti menyusun kurikulum baru, namun merekonstruksi kurikulum yang ada agar adaptif dan fleksibel pada 8 kegiatan merdeka belajar,” ujarnya.

Capaian MK berorientasi pada 4 level kemampuan analisis, sintesis, evaluasi, dan kreasi yang terjabar dalam taksonomi bloom sebagai Hot Order Skill Thinking (HOTS).

Diharapkan adanya workshop ini lebih memberikan pemahaman dalam mengimplementasikan BKP-MBKM pada kurikulum dengan perumusan CPMK berorientasi High Order Thinking Skils (HOTS). Pada taksonomi Bloom yang direvisi Anderson, HOTS mengacu pada kemampuan menganalisis, menilai dan mencipta (C4-C6). (JT/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed