Bukan Sekadar Nilai Akademik, Ini Proses Seleksi 19 Penerima Beasiswa Mota’u PT Vale

AYOTAU, MOROWALI — Mendapatkan Beasiswa Mota’u PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bukan sekadar soal nilai akademik. Sebanyak 19 mahasiswa yang ditetapkan sebagai penerima angkatan perdana harus melewati serangkaian tahapan seleksi sebelum dinyatakan lolos.

Program yang merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang pendidikan PT Vale ini mulai disosialisasikan dan dibuka pendaftarannya sejak Mei 2026.

Antusiasme masyarakat kemudian berlanjut pada proses seleksi yang dilakukan secara bertahap, mulai dari verifikasi administrasi, penilaian dokumen, tes tertulis, hingga wawancara.

Untuk memastikan program tepat sasaran, PT Vale juga melakukan verifikasi lapangan terhadap calon penerima. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan mahasiswa yang mendapatkan beasiswa benar-benar berasal dari wilayah pemberdayaan PT Vale Site Morowali.

Pemerintah daerah turut dilibatkan dalam proses verifikasi. Salah satu tujuannya adalah memastikan penerima Beasiswa Mota’u tidak menerima beasiswa sejenis dari pemerintah daerah.

Pelibatan tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya tumpang tindih bantuan pendidikan sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa lain yang membutuhkan dukungan pendidikan.

Dalam menentukan penerima, PT Vale tidak hanya melihat capaian akademik. Kebutuhan mahasiswa, komitmen terhadap pengembangan diri, serta potensi kontribusi bagi masyarakat dan daerah asal juga menjadi pertimbangan.

Setelah seluruh rangkaian seleksi selesai, komite program menetapkan 19 mahasiswa dari 13 desa wilayah pemberdayaan sebagai penerima Beasiswa Mota’u angkatan perdana.

Dana beasiswa mulai disalurkan pada awal September 2026 untuk mendukung mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan S1, D4, dan D3 di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Senior Coordinator Stakeholder Relation PT Vale Site Morowali, Asharul, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun sumber daya manusia yang dapat menjadi kekuatan penting bagi masa depan Morowali.

“Melalui Beasiswa Mota’u, kami ingin memastikan putra-putri terbaik Morowali memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengakses pendidikan tinggi. Kami percaya pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Ke depan, Beasiswa Mota’u diharapkan tidak berhenti sebagai program pemberian bantuan pendidikan. PT Vale menargetkan program tersebut dapat berkembang menjadi ekosistem pembinaan talenta daerah yang berkelanjutan.

Para penerima diharapkan tidak hanya menyelesaikan pendidikan dengan prestasi akademik yang baik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa pengetahuan dan inovasi untuk masyarakat.

Dari kampus, para penerima Beasiswa Mota’u diharapkan kelak kembali memberi kontribusi bagi kampung halaman dan ikut mengambil peran dalam pembangunan Morowali.

Dengan demikian, investasi pendidikan yang dimulai melalui 19 mahasiswa tersebut diharapkan dapat tumbuh menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan sumber daya manusia di daerah. (**)