AyoTau, Palu – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Ambo Dalle, mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang melakukan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah tersebut dinilai sebagai upaya strategis untuk memperkuat kinerja lembaga sekaligus mempercepat realisasi program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Ambo Dalle, pergantian pimpinan merupakan bagian dari proses pembenahan organisasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pemerintah, khususnya di bidang pemenuhan gizi masyarakat dan penguatan ketahanan pangan nasional.
“Saya sepenuhnya mendukung kebijakan pemerintah yang mengganti Kepala Badan Gizi Nasional. Ini adalah langkah penyegaran yang positif dan perlu kita dukung bersama demi tercapainya target-target pembangunan nasional,” ujarnya saat diwawancarai media.
Politisi Sulawesi Tengah itu menilai kepemimpinan baru di BGN membawa harapan besar bagi penguatan berbagai program strategis yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, keberhasilan program gizi nasional akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan memiliki daya saing tinggi.
Ambo Dalle juga berharap pimpinan baru BGN mampu memperkuat koordinasi dengan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah agar implementasi program dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kita berharap dengan hadirnya nahkoda baru di Badan Gizi Nasional, sinergi antarlembaga semakin kuat dan target-target kesejahteraan masyarakat yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dapat segera terwujud secara merata di seluruh Indonesia,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Ambo Dalle mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung dan mengawal pelaksanaan program prioritas pemerintah sebagaimana tertuang dalam Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
“Mari kita kawal dan dukung bersama seluruh program Bapak Presiden Prabowo Subianto sesuai dengan Asta Cita demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (*)












