AyoTauy, Palu – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar diskusi publik secara daring guna mendorong peningkatan kualitas layanan perpustakaan sekolah melalui percepatan kepemilikan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP), Jumat (10/4/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Siti Rachmi Amir Singi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perpustakaan sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung proses pembelajaran sekaligus menumbuhkan budaya literasi di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah perpustakaan sekolah di Sulawesi Tengah yang belum memiliki Nomor Pokok Perpustakaan. Padahal, NPP merupakan identitas resmi yang menjadi dasar pendataan sekaligus akses bagi perpustakaan untuk memperoleh pembinaan dan berbagai program penguatan dari pemerintah.
“NPP bukan sekadar nomor identitas, tetapi juga bentuk pengakuan resmi yang membuka peluang pembinaan dan pengembangan perpustakaan secara berkelanjutan,” ujar Siti Rachmi.
Ia mengajak seluruh kepala sekolah dan pengelola perpustakaan untuk lebih proaktif dalam melakukan pendaftaran NPP sehingga seluruh perpustakaan sekolah di Sulawesi Tengah dapat terdata, terstandarisasi, dan memperoleh akses layanan pembinaan secara optimal.
Melalui forum diskusi ini, peserta juga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pengelolaan perpustakaan maupun pengurusan NPP. Diharapkan, kegiatan tersebut dapat menghasilkan solusi konkret sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan.
Pada kesempatan itu, Siti Rachmi turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Munashir, beserta jajaran staf dan para narasumber yang telah menginisiasi pelaksanaan kegiatan secara daring.
Ia berharap hasil diskusi tidak hanya berhenti pada tataran rekomendasi, tetapi dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah nyata untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sekolah dan memperkuat budaya literasi di Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Dispusaka Sulteng dalam mendukung pengembangan perpustakaan sekolah sebagai pusat belajar yang mampu menciptakan generasi yang cerdas, kritis, dan gemar membaca. (*)







