Wawali: Urbanisasi Picu Kawasan Kumuh

Ayotau, Palu – Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny A. Lamadjido, membuka Seminar Laporan Akhir Dokumen Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh (RP2KPKPK) di Restoran Kampung Nelayan Palu, Kamis 30 September 2021.

Dalam sambutannya, Wawali mengatakan perkembangan kawasan perkotaan di Kota Palu sangat pesat, sehingga memicu timbulnya permasalahan perkotaan, salah satunya arus urbanisasi yang semakin besar.

Urbanisasi tersebut, katanya mendorong munculnya kawasan kumuh akibat ketidakmampuan masyarakat yang berurbanisasi untuk bersaing mendapatkan pekerjaan dan pendapatan yang mapan.

“Sehingga keberadaan kawasan kumuh akan menimbulkan permasalahan,” ujarnya.

Ia menyatakan permukiman perumahan yang layak huni, dimulai dari penanganannya. Keterpaduan antara berbagai aspek pemukiman sangatlah dibutuhkan untuk menjamin penanganan secara tuntas dengan perkembangan kota.

Sistem tersebut harus dilaksanakan dengan penanganan yang ditopang dengan kerjasama yang solid sesuai dengan peran masing-masing pihak demi mewujudkan perekonomian di Kota Palu.(*)

Komentar