oleh

Warga Terdampak Covid-19 Dapat Bantuan Dari Alfamidi

Ayotau, Palu- Melalui bantuan sosial lewat donasi konsumen, warga yang terdampak pandemi covid 19 mendapat bantuan dari jaringan toko ritel modern (Alfamidi).

Donasi tersebut merupakan sumbangan sukarela konsumen setia Alfamidi saat melakukan transaksi di kasir. Di mana dana itu dikelola yayasan yang memiliki kredibilitas serta telah diakui pemerintah.

Adapun dari beberapa yayasan yang bekerjsama dalam mengelola donasi konsumen Alfamidi antara lain, BMCI, LazisMu, LazisNu, Mizan Amanah, IDF MUI, dan Baitulmaal Muamalat.

“Yayasan yang mengelola donasi sudah memenuhi kriteria perizinan dan sudah terdaftar di Kementerian Sosial RI,” ujar Corporate Communications Alfamidi Arif L. Nursandi, Selasa (12/10/2021).

Ia mengatakan untuk penyaluran donasi juga tidak menyalahi prosedur atau aturan karena diawasi dan diaudit oleh berbagai pihak yayasan, Alfamidi maupun pemerintah.

“Jadi dana yang terkumpul betul-betul dialokasikan secara bertangungjawab,” kata Andi, sapaan akrabnya.

Dalam pemanfaatannya, dana sukarela konsumen telah disalurkan dengan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan. Seperti pemberian paket sembako, pemberdayaan ekonomi, bantuan bencana alam dan sebagainya.

Tak hanya itu, Agustus 2020, donasi juga digunakan membantu usaha mikro kecil menengah (UMKM) terdampak Pandemi. Yakni memberi bantuan 89 unit gerobak gorengan kepada 89 pelaku UMKM di Tanah Air.

Desember 2020, donasi juga disalurkan pada 11 Panti Disabilitas di Indonesia yang terdampak Covid 19. Begitu pula pada Januari 2021, donasi disalurkan untuk membantu warga korban gempa bumi di Mamuju dan Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

“Adapun bantuan yang diberikan berupa, beras, gula pasir, minyak goreng, susu kental manis, mie instan, obat-obatan dan kebutuhan bayi,” ungkapnya.

April 2021, ia mengungkapkan sebanyak 12.175 paket sembako disalurkan untuk warga terdampak Covid 19 yang sedang menjalankan ibadah puasa. Alokasi dana donasi tersebut bersifat subsidi silang, artinya wilayah yang raihan donasinya masih rendah namun memiliki area yang cukup luas maka akan disubsidi dari raihan donasi cabang lain.

“Untuk wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) misalnya, rata-rata raihan donasinya per bulan sekitar Rp 30 juta, namun alokasinya lebih dari itu karena Cabang Sulteng memiliki coverage area yang luas,” jelasnya.

Contohnya saat Palu mengalami musibah di tahun 2018 lalu, hampir 50 persen donasi konsumen Alfamidi secara nasional ditambah dengan dana CSR Alfamidi diarahkan ke Palu, Sigi dan Donggala baik dalam bentuk bantuan makanan pokok, higien kits, hunian sementara dan sebagainya.

Andi mengatakan, dalam penyaluran bantuan tersebut dilakukan berkolaborasi dengan berbagai kalangan. Apalagi, masa pandemi pihaknya saling bersinergi dengan semu pihak dalam penyaluran donasi konsumen.

“Mulai dari pemerintah, TNI-Polri, LSM, organisasi kepemudaan, hingga organisasi media,” tuturnya.

Sebagai informasi, donasi konsumen Alfamidi periode September 2021 terkumpul sebanyak Rp736.570.476. Jumlah ini berasal dari sumbangan sukarela pelanggan dari uang kembalian mulai dari Rp1 hingga Rp499.

“Kami hanya menawarkan donasi kepada konsumen yang memiliki sisa uang kembalian ganjil antara Rp1,- sampai Rp 499,-. Jika genap misal uang kembalian Rp3.500,- maka kami tidak menawarkan untuk donasi. Jika konsumen tidak berkenan berdonasi, maka uang kembalian akan dikembalikan utuh. Bukti donasi konsumen tertera pada ekor struk belanjaan,” pungkasnya. (MOH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.