Warga Lolu Selatan Minta DTKS Didata Ulang

AyoTau, Palu – Ketua DPRD Kota Palu, Rico AT Djanggola, melaksanakan reses hari ketiganya di Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur, tepatnya di Jalan Wolter Monginsidi, Lorong V, Rabu 16 Juli 2025.

Titik ketiga di reses caturwulan dua masa persidangan tahun 2025 menjadi titik terakhir ketua DPRD mendengar dan menampung langsung aspirasi masyarakat. Sedikitnya 140 orang hadir dalam reses ini.

Pertemuan dengan warga ini Rico banyak menerima aspirasi diantaranya mengenai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Ketua DPRD Kota Palu, Rico AT Djanggola menggelar reses di Kelurahan Lolu Selatan, Rabu 16 Juli 2025. (Foto: ayotau)

Anto, selaku RT di Kelurahan Lolu Selatan mengeluhkan sistem pendataan DTKS. Pasalnya, RT yang paling mengetahui warganya tidak dilibatkan dalam proses pendataan.

Ironisnya lagi, warga yang diusulkan RT layak masuk dalam DTKS ternyata tidak terdata, justru warga yang sudah meninggal masuk dalam DTKS.

“Melalui Reses pak ketua dewan saya harap dilakukan pendataan ulang warga yang layak masuk dalam DTKS, libatkan RT karena RT paling mengenal warganya,” ujar Anto.

Selain keluhan DTKS, Rico juga mendengarkan aspirasi warga terkait perbaikan drainase. Khusus lorong V, kalau hujan deras selalu terjadi banjir.

“Kalau banjir pak, pasti lingkungan kotor, kalau tidak bersih rentan terkena penyakit,” ujar Ibu Sartin, peserta reses.

Menanggapi aspirasi tersebut, Rico menyampaikan penghargaannya atas partisipasi warga dalam resesnya. “Khusus drainase nanti dinas Perkimtan akan melakukan survei, jika itu masuk dalam fasilitas umum akan diperbaiki, tapi jika fasilitas orang pribadi agak rumit pemerintah melakukan perbaikan,” tutur Rico.

Sedangkan DTKS, Rico memberikan mesempatan sekretaris dinas sosial Kota Palu memberikan penjelasan. Dimana saat ini DTKS sudah diganti menjadi DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional). Data ini tidak lagi mengacu pada data BPS, tetapi pendataan langsung oleh dinas sosial.

“Saat ini sementara dilakukan pendataan, dinas sosial mempunyai petugas pendata ditiap kelurahan. Insya Allah apa yang dikeluhkan oleh warga tidak lagi terjadi di DTSEN ini,” tutur sekretaris Dinas Sosial.

Selain menerima aspirasi, kesempatan itu Rico mendorong warga untuk mendaftarkan diri, khusunya anak muda ke Dinas UMKM dan Tenaga Kerj guna dilatih keterampilan untuk bekerja diluar negeri.

“Program ini baik, silakan warga menfaatkannya,” tutur Rico.

Titik ketiga reses caturwulan dua masa sidang tahun 2025 ini menjadi titik terakhir Rico. Dia berharap masyarakat menyampaikan semua usulannya dalam lembar aspirasi untuk diperjuangkan, mengingat waktu yang dibutuhkan untuk merealisasikan permintaan itu cukup lama yakni dua tahun. (Win)