AyoTau, Palu – Viralnya video pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di SDN 6 Kayumalue Ngapa memantik reaksi dari anggota DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona.
Politisi Partai NasDem itu, Senin 23 Februari meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di sejumlah sekolah di Kelurahan Kayumalue Ngapa.
Ia juga mendesak agar SPPG selaku penyedia MBG di wilayah tersebut dihentikan sementara sampai proses evaluasi rampung.
“Sebaiknya SPPG penyedia MBG diberhentikan sementara dan perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kasus distribusi MBG di beberapa sekolah Kayumalue Ngapa, berdasarkan laporan dari kepala sekolah SDN 6 Kayumalue Ngapa kemarin,” tegasnya.
Selain meminta evaluasi terhadap SPPG, Mumainah Korona turut mempertanyakan kinerja tim ahli gizi dalam program tersebut. Menurutnya, anggaran MBG tergolong besar dan bahkan berdampak pada pemangkasan pos anggaran lain, termasuk pembangunan infrastruktur daerah.
“Hal seperti ini bukannya menyukseskan program pemerintah pusat di daerah, namun hanya memberikan keuntungan pribadi,” ujarnya.
Ia menegaskan, program MBG seharusnya memberi dampak positif terhadap perbaikan gizi dan tumbuh kembang siswa, bukan menjadi praktik bisnis kelompok tertentu yang berlindung di balik program pemerintah.
“Program MBG bukan sekadar penyediaan makanan Rp15 ribu per porsi. Ada juga pengalokasian anggaran untuk tim ahli gizi SPPG dan tim monitoring dan evaluasi (monev). Nah, mereka tugasnya apa? Kok bisa penyediaan MBG yang tidak sesuai standar gizi dan SOP SPPG lolos dari tim ahli gizi dan monev,” pungkasnya. (*)













